Aktivis Bicara PSBB Jilid II di Kabupaten Tangerang

Ahad, 03 Mei 2020 - 19:28:45 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang memperpanjang peraturan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), terhitung 2 Mei 2020 Pukul 00.00 Wib.

PSBB ini adalah jilid Ke II setelah PSBB sebelumnya berakhir pada 1 Mei 2020. Pemkab Tangerang dinilai kurang efektif.

Berdasarkan data Polresta Tangerang, terdapat 4224 orang pelanggar tidak menggunakan masker di wilayah hukum Polresta Tangerang. Hal itu tercatat dalam 10 hari pertama saat pemberlakuan PSBB.

“Hal ini menjadi sorotan penting bagi pengambilan kebijakan selanjutnya, dasar lain alasan Pemkab Tangerang dalam PSBB jilid 1 lebih kepada edukasi, sosialiasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

Padahal jika merujuk masa sosialisasi PSBB di DKI Jakarta yang notabenenya inisiator awal PSBB hanya 3 hari sosialisasi, edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat,” kata Herdiansyah, Aktivis Himaputra, Minggu (3/5/2020).

Herdiansyah mengatakan, DKI Jakarta mulai menerapkan sanksi yang merujuk kepada Pasal 93 Undang–Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, pelanggar PSBB dapat dipidana 1 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp100 juta.

Dan ini pun tertuang dalam Perbup nomor 20 Tahun 2020 tentang PSBB diwilayah Kabupaten Tangerang pada Bab XI Sanksi pada Pasal 45 Pelanggaran terhadap ketentuan Bupati, dikenakan Sanksi sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang–Undangan.

“Seharusnya Bupati Tangerang tegas terkait sanksi jika ingin menurunkan angka penyebaran covid–19 di kabupaten Tangerang, seperti yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, yang hasilnya mulai signifikan stagnan, Terkonfirmasi: 4397, Meninggal: 392, Sembuh: 513. Per 3 Mei 2020,” ujarnya. [sjah]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT