Nekat Mudik, 7 Warga Sembunyi di Truk Kontainer

Kamis, 30 April 2020 - 20:38:23 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Di tengah larangan mudik, ada saja warga yang mencari cara dan celah agar tetap bisa pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran 2020.

Polresta Tangerang Polda Banten menjaring tujuh orang pemudik, yang bersembunyi di kendaraan kontainer di check point Citra Raya Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/4/2020).

Rencananya tujuh orang tersebut akan mudik ke kampung halaman mereka di Rangkas Bitung. Seperti apa ceritanya?

1. Mereka sembunyi di dalam ruang kemudi kontainer

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, insiden ketujuh warga itu ditemukan di hari ke–11 penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bermula saat petugas mencurigai sebuah kendaraan kontainer yang hendak melewati check point di Citra Raya.

"Personel yang ada melakukan cek kontainer yang tidak membawa boks atau petikemas," jelasnya. Alih–alih barang bawaan, petugas malah menemukan tujuh orang bersembunyi di ruang kemudi.

2. Para pemudik itu sebagian besar beralamat Lebak dan Pandeglang

Berdasarkan pemeriksaan sementara, ketujuh orang tersebut berencana mudik ke Rangkas Bitung, dengan memanfaatkan kontainer Hino dengan nomor polisi B–9713–UEH. Tujuan mereka itupun gagal karena ada larangan mudik warga dari wilayah yang menerapkan PSBB atau zona merah COVID–19.

"Sebagian dari mereka ada yang membawa identitas dan ada yang tidak, tapi sebagian besar beralamat Lebak dan Pandeglang. Selanjutnya kontainer berikut penumpang diberikan imbauan dan kendaraan putar balik atau tidak diperbolehkan melintas," ujarnya.

3. Total sudah ada 336 kendaraan pemudik yang terjaring, sebagian besar menggunakan sepeda motor

Ade menambahkan, sampai dengan saat ini polisi sudah menghentikan kendaraan yang hendak mudik sebanyak 336 kendaraan, baik dari arah Serang Raya ke arah Jakarta maupun sebaliknya.

"Sebanyak 336 kendaraan itu terdiri dari bus umum 75 unit, mini bus umum 30 unit, roda empat pribadi 98 unit dan sepeda motor 133 unit," ucap Ade. [sjah]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT