20 Kades Terancam Diperiksa Inspektorat

Senin, 03 Februari 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Instagram

Sebanyak 20 kepala desa terancam diperiksa Inspektorat Kabupaten Bengkalis karena menunggak penggembalian dana ekonomi desa simpang pinjam. Ke-20 desa tersebut masih belum melunasi penggembalian pinjaman sebanyak 50 juta yang sudah lima bulan macet, akan diperiksa Inspektorat Kabupaten Bengkalis.

Ke 20 yang menyebar di delapan kecamatan telah melebihi ambang batas Rp30 juta yang ditetapkan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Bengkalis.

Hal ini dikatakan oleh Kepala BPMD Kabupaten Bengkalis, Renaldi kepada wartawan, Senin (3/2). "Pak bupati sudah perintahkan Inspektorat untuk memeriksa kepala yang UED SP nya menunggak diatas Rp30 juta. Jumlahnya ada 20 desa tersebar di delapan kecamatan," kata Renaldi.

Renaldi menegaskan, tak tertutup kemungkinan kepala desa yang menunggak atau melakukan penyimpangan dalam menggelola dana UED SP akan diproses secara hukum.

Kendati ada yang menunggak, akan tetapi menurut Renaldi, secara kualitas dengan adanya program UED SP dan Program dana Instruksi Bupati (Inbup) perekonomian masyarakat desa mengalami peningkatan. Namun ia belum dapat merincikan parsentasenya. 

Disisi lain itu, secara kuantitas jumlah desa yang menunggak dari tahun ketahun menunjukan grafik membaik. Jika tahun 2012 jumlah desa yang menunggak UED SP sebanyak 25 desa, tahun 2013 menurun menjadi 20 desa.**rd

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT