Polda Riau Tetapkan Brigadir EA Tersangka Narkoba

Ahad, 02 Februari 2014 - 00:00:14 WIB
Share Tweet Instagram

Oknum Polres Rokan Hulu yang diduga terlibat narkoba yang digerebek dan sempat disandera warga saat ini telah di tahan di Polda Riau. Pelaku saat itu langsung dijemput oleh Tim dari Ditreskrim Narkoba Polda Riau pada Jumat (31/1) lalu dari Rokan Hulu.

Brigadir EA merupakan seorang personil keplosian yang bertugas di Polres Rohul telah digerebek dan sempat disandera warga lebih dari enam jam setelah kejadian. Kasusnya langsung diambil alih oleh Polda Riau karena yang bersangkutan adalah personil kepolisian dan akan diproses sebagaimana aturan dan hukum yang berlaku.

Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono melalui Kapala Bidang Humas AKBP Guntur Aryo Tejo yang dihubungi wartawan kemarin membenar adanya anggota kepolisian dari Polres Rokan Hulu yang dibawa ke Polda Riau di Pekanbaru terkait kasus penyalahgunaan narkoba. "Kasusnya diambil alih oleh Polda Riau dan saat ini ditangani oleh Ditkrim Narkoba," ujar Guntur Aryo Tejo.

Oknum Polisi di Rokan Hulu, berinisial Brigadir EA sebelumnya digerebek oleh warga karena diduga sedang menkonsumsi narkoba. Korban yang sempat ditahan warga selama berjam-jam langsung dijemput paksa oleh Direktur Reserse (Dir Res) Narkoba Kombes Hermansyah, Jumat (1/2) bersama tim dari Polda Riau. AE langsung ditahan dan akan diproses untuk penyidikan lebih lanjut dalam kasus penyalahgunaan narkoba. 

"Sudah kita tetapkan statusnya sebagai tersangka dan juga sudah kita tahan beserta barang bukti juga ikut disita," tambah Guntur Aryo Tejo mengutip keterangan Ditres Narkoba Kombes Hermansyah.

Kasusnya akan terus dikembangkan sejauhmana keterlibatan tersangka dalam kasus tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak lain yang terlibat karena sejauh ini, polisi belum menangkap pengedarnya tempat tersangka memperoleh barang (narkoba) jenis sabu-sabu.

"Pihak kepolisian tetap akan mengungkapnya serta menangkap pelaku lainya yang terkait dalam kasus ini," ujar Guntur Aryo Tejo.

Dalam kasus ini tersangka bisa dijerat melanggar Undang-Undang Narkotika nomor 35 Tahun 2009, serta terancam dipecat dari anggota Polri. Tidak hanya itu, Brigadir EA juga dihukum melalui prosesi hukum adat di Kecamatan Rambah, Rokan Hulu. **dn


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT