Satu Orang PDP di Kampar Positif Covid-19

Ahad, 05 April 2020 - 22:00:40 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedy Sambudi membenarkan bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atas nama HN (38) dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

HN saat ini sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Bangkinang. Pasien HN memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni Jakarta pada tanggal 14 Maret 2020 lalu. Hari ini HN telah sepuluh hari diisolasi di RSUD Bangkinang.

"Tadi sudah diumumkan oleh juru bicara tim Gugus Covid-19 di provinsi. Kami baru dapat salinannya juga. Hasil labor belum sampai, tentu kami lapor dulu sama pimpinan," ujar Kadiskes Kampar, Minggu (5/4/2020).

Tambahnya, meskipun kemarin kabar tentang adanya salah satu PDP di Kampar dikatakan positif corona, namun pihaknya belum berani berkomentar karena belum diumumkan pemerintah provinsi Riau.

"Kemarin tak berani komentar, tak boleh. Karena kita belum menerima hasil. Mendahului provinsi pula tak mungkin," imbuhnya.

Kadiskes Kampar ini menambahkan, langkah-langkah yang sudah diambil Pemkab Kampar dimana yang bersangkutan (HN, red) telah diisolasi. "Riwayat perjalanannya dan dengan siapa yang kontak dengannya sudah kita data semua," bebernya.

Ia menjelaskan, sampel yang diperiksa diambil sehari setelah HN diisolasi dan masih ada dua kali lagi pengambilan sampel. 

"Ini hasilnya baru sampai ke kita. Hasilnya ngantri se-Indonesia sebab kita belum punya labor. Labornya di Jakarta, hasilnya disampaikan ke provinsi dan baru ke kita," katanya.

Kewenangan menyampaikan hasil labor tersebut adalah Pemerintah Provinsi. Setelah provinsi mengumumkan baru Pemkab Kampar menyampaikan ke masyarakat.

Penangangan selanjutnya Pemkab Kampar tetap melanjutkan isolasi dan pengobatan terhadap pasien sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan. Ia juga mengungkapkan bahwa pasien HN kondisinya sudah mulai membaik.

Terhadap keluarga dan orang-orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut, tim akan melakukan isolasi di rumah dan melaksanakan rapid test. "Besok mau kita rapid test dulu," katanya. [**]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT