5 Orang Pemain Judi City Zone Jadi Tersangka

Selasa, 28 Januari 2014 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Jajaran Polda Riau sebelumnya telah menetapkan 16 orang sebagai tersangka di kasus judi gelper City Zone, Bengkalis. Selain itu, polisi kembali menetapkan 5 orang pemain sebagai tersangka baru. Pasal yang dikenakan kepada 16 tersangka berbeda pasal pemain seperti yang disangkakan dalam Pasal 303 (Bis) KUHP dengan ancaman di bawah lima tahun.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (28/1). Lima tersangka tersebut, masing-masing berinisial adalah Nu, HS, Tu, Su dan Pa. "Walau sebagai tersangka, mereka saat ini belum perlu dilakukan penatahanan. Salah satu yang meringankan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun," ungkap Guntur Aryo Tejo.

Tambah Kabid, ke lima tersangka ditangkap karena bermain. "Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan penukaran uang dengan koin di areal City Zone Bengkalis," ujar Guntur Aryo Tejo. 

Sebelumnya, dalam kasus ini Polda Riau telah menetapkan 16 tersangka dalam kasus judi gelper City Zone, Bengkalis. Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah pengelola yang berinisial HW dan pemilik izin usahan adalah Ag alias Aponk dan In. Tersangka lainnya, yaitu: HW (pengelola dan pemilik izin), ED (pengelola dan pembayar gaji karyawan), AL (teknis), GT (kasir), T (kasir), CP (teknis), YT (pengisi koin), dan SY (penjual koin). Kemudian ID (penukar koin), SB (penukar koin), RG (penjual koin), AS (penjual koin), WI (penjual koin), IC alias AC (pengelola dan pemilik lokasi perjudian), serta AG alias AP (pemilik tempat).

Sebanyak 16 tersangka ini dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun kurungan. Para tersangka saat ini ditahan oleh penyidik untuk penyidikan lebih lanjut di Polda Riau. 16 tersangka dikenakan dnegan pasal 303 KUHP tentang Perjudian. "Semua tersangka kasus judi tersebut sejauh ini masih terus menjalani pemeriksaan petugas di Polda Riau," kata Guntur Aryo Tejo.

Menurut AKBP Guntur Aryo Tejo, kasus perjudian Bengakalis tersebut juga masih dalam pengembangan untuk memburu para pelaku lainnya yang diduga terlibat. "Mengenai potensi ada oknum polisi yang terlibat juga masih dalam penelusuran," katanya.


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT