DPRD Inhu Minta Dinsos Data Ulang Warga Miskin

Rabu, 11 Maret 2020 - 22:26:17 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Ketua Komisi IV DPRD Inhu, H Suharyanto meminta kepasa Dinas Sosial (Dinsos) Inhu agar mendata ulang warga miskin. Pasalnya, masih banyak warga kurang mampu yang belum menerima program Rumah Layak Huni (RLH) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Kedua program itu pada tahun 2019 ada tapi untuk tahun ini mungkin tidak di programkan. Sebab, kedua program itu dari pemerintah pusat. Sehingga harus diusulkan lagi dari bawah," kata Suharyanto, Selasa 10 Maret 2020.

Disinggung mengenai kedua program itu dimasukan kedalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Inhu TA 2020 maupun dari Anggaran Dana Desa (ADD), Suharyanto jika kedua program itu domainnya Kementrian Sosial RI.

Mengenai data warga miskin, kata Suharyanto, semua berasal dari desa, sehingga desa yang memutuskan layak atau tidak warga tersebut menerima program tersebut. Setelah di data, lantas pihak desa menyerahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Inhu.

"Setelah di data, lantas Dinsos Inhu melaporkannya ke pusat. Jika sudah dianggap mampu, maka desa tersebut yang memutuskannya. Apakah masih layak menerima bantuan atau tidak. Tapi, logikanya, jika sudah dianggap bukan warga miskin tentu tidak menerima bantuan lagi," jelasnya.

Suharyanto menambahkan, dengan masih ada warga miskin yang belum menerima bantuan RLH dan BSPS, maka pihak desa/kelurahan serta Dinsos agar segera mendata ulang secara tepat dan jangan sampai menggunakan data lama.

"Jika masih memakaj data lama tanpa mendata ulang, bahkan tanpa turun ke lapangan, itu artinya pejabat tersebut hanya makan gaji buta," tegas politisi Demokrat ini.

Sementara itu, Plt Kadis Sosial Inhu, Nursisman masih belum bisa dimintai tanggapannya perihal diatas. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan masih belum bisa ditemui.

Terkait hal diatas, salah seorang warga miskin asal Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, Marini, selama ini tinggal dirumah sangat tidak layak huni. Marini, janda separuh baya, dalam waktu dekat rumahnya akan dibedah. 

Bhabinkamtibmas Desa Batu Gajah Bripka Ripal kepada awak media mengatakan, pihaknya bersama awak media akan melakukan perbaikan rumah Marini, yang terbuat dari kayu dan sudah reyot.

Bantuan dari sejumlah donatur sudah ada terkumpul, seperti semen 30 sak dari PT Tunggal Perkasa Plantation, kayu beroti dari Ergon dan Bento, uang kontan Rp200 ribu dari anggota DPRD Inhu Bayu Nofyandri Surbakti dan uang tunai Rp1 juta dari PT Trader Indragiri Group.

"Bantuan uang itu akan dibelikan bahan material yang masih kurang untuk memperbaiki rumah Ibu Marini," ujar Ripal.

Ripal menambahkan, jika ada donatur yang ingin menyumbangkan rezekinya, dapat menghubungi nomor berikut ini, 0822-8692-1900 atau 0812-7695-1634.

"Kedua nomor itu, nomor kontak pribadi saya," kata dia. [wa]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT