5 Tenaga Medis RS Mitra Keluarga Tertular 2 WNI Corona?

Selasa, 03 Maret 2020 - 11:09:19 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Indonesia pada Selasa (2/3) mengkonfirmasi kasus corona (COVID-19) pertamanya. Kedua pasien yang dinyatakan positif corona adalah ibu (64) dan anak perempuannya (31).

Pernyataan tersebut diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedua pasien tersebut lantas dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Sebelum dipastikan positif corona, kedua pasien tersebut diketahui sempat memeriksakan diri ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, tepatnya pada Jumat (27/2) lalu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Jawa Barat, melansir 5 dari 76 petugas medis Rumah Sakit Mitra Keluarga yang sempat menangani pasien positif virus corona menunjukkan gejala mirip pengidap tersebut. Kepala Dinkes, Novarita pun memutuskan untuk mengobservasi kelima petugas medis yang menunjukkan gejala corona.

"Kelima petugas medis ini belum dilakukan perawatan intensif di rumah sakit, melainkan masih berada di rumah masing-masing," kata Novarita, Senin (2/3) ia mengatakan bahwa kelimanya belum dikarantina karena baru mengeluhkan gejala flu dan batuk.

"Jadi mereka ini belum sampai ada demam, sehingga masih dalam pengawasan saja, dan belum perlu dilakukan perawatan di RS," kata Nova. Lebih lanjut, dilansir wowkeren, Nova mengatakan penularan virus Corona mirip seperti flu ataupun batuk.

Namun, apakah kelimanya tertular virus corona, tergandung kondisi kekuatan tubuh masing-masing. Ia kemudian menambahkan dari 76 tenaga medis yang diawasi karena pernah melakukan interaksi dengan pasien virus corona tersebut tak semuanya berada di Depok.

"Dari jumlah itu, tidak hanya tinggal di Depok," tutupnya. "Ada juga di luar Depok. Kamis masih memantau kondisi mereka."

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris memutuskan untuk merumahkan sementara paramedis yang sempat berinteraksi dengan kedua WNI tersebut. "Tujuh puluh (orang) itu bukan berarti positif, tapi yang berinteraksi dengan pasien," terang Idris, dilansir dari Detik News. "Itu dirumahkan dan sedang kita pantau."

Harapannya, dengan merumahkan ke-70 tenaga medis ini bisa mengurangi kontak mereka dengan orang lain. Pihak RS Mitra Keluarga pun memberikan respons positif soal kebijakan ini.

"Dikhawatirkan oleh pihak RS, karena 70 ini yang berinteraksi mengobati mendampingi si pasien sementara dirumahkan agar tidak terjangkit ke yang lain," tuturnya. "Tenaga medis yang berinteraksi, dikhawatirkan, karena mereka berinteraksi. Itu dihitung semua, mereka semua dirumahkan." [**]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT