Rusak Mobil Konsumen, Karyawan BFI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 27 Januari 2014 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Karyawan PT Bunas Finance Indonesia Tbk Cabang Pekanbaru Riau di Jalan Soekarno Hatta dilaporkan ke polisi atas tuduhan dugaan penggerusakan dan percobaan pencurian yang dilakukan oleh Yosesf Cs di rumah warga Jalan Sakuntala Perum Mutmainah Blok D No 4 Tengkerang Utara Bukit Raya Pekanbaru.

Pelapor adalah Heri Sandi warga Jalan Sakuntala Perum Mutmainah Blok D No 4 Tengkerang Utara Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru yang melaporkan Yosep Cs atas dugaan pengerusakan dan percobaan pencurian di rumah pelapor pada Sabtu (8/1) lalu dan kasusnya dilaporkan pada Senin (20/1). Korban dalam laporan ke Polresta Pekanbaru sesuai surat Pengaduan Nomor : LP/94/I/2014/SPKT Polresta, tanggal 20 Januari 2014, hari Senin pukul 15.00 WIB.

Menurut pengakuan korban melalui pengacaranya Adi Rahman SH, di Pekanbaru menyampaikan, kasus tersebut dilaporkan atas dugaan pengerusakan dan percobaan pencurian. "Kasusnya berawal saat korban memiliki tunggakan pembayaran mobil CRV. Namun karena korban sakit, dan meminta penundaan pembayaran. Anehnya saat korban tidak di rumah, pintu dan mobil di rusak oleh karyawan PT BFI yang akan menarik mobil tersebut," ujar Adi Rahman yang dibenarkan oleh korban Heri Sandi.

Adi Rahman kepada wartawan menambahkan, pengerusakan dan percobaan pencurian tersebut telah dilakukan oleh Yosep (30) Cs yang juga karyawan PT BFI Finance Jalan Sukarno Hatta. "Saat kejadian korban dan istrinya tengah keluar kota dan yang ada hanya pembantunya yang bernama Risma serta anak korban. Sebelum berhasil menjebol pintu samping yang terkunci, Yosep juga melakukan tindakan kasar dengan menendang pintu dan selanjutnya berhasil membuka pintu dengan membuka kunci. Pelaku seperti merencanakan hal tersebut karena terlihat membawa spesialis kunci," ujar Adi Rahman.

Tak hanya itu, Yosep juga diduga telah melakukan pengerusakan terhadap mobil korban dengan cara membuka cup depan serta merusak kunci mobil yang rencana akan ditarik paksa oleh pelaku. "Saat kejadian korban mendapat telpon dari pembantunya yang bernama Risma dan selanjutnya korban menelpon warga yang bernama Azis. Perbuatan Yosep berhasil dihentikan dan tidak berhasil membawa mobil tersebut karena dicegah oleh Azis warga setempat," ujar Adi Rahman.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian karena mobil tersebut sampai sat ini dalam kondisi rusak dan tidak bisa digunakan. "Anak korban juga trauma karena perbuatan Yosep yang menggedor-gedor rumah," ujarnya. Korban selanjutnya melaporkan kasus tersebut ke Polresta Pekanbaru untuk dilakukan penyelidikan atas perbuatan terlapor dan rekanya.

"Saat ini yang sudah diperiksa sebagai saksi adalah Risma yang juga pembantu korban," ujar Adi Rahman dan dalam waktu dekat Aziz, warga setempat juga akan diperiksa," ujar Adi Rahman.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Robert Hariyanto melalui Kasat Reskrim AKP Arif Fajar dalam laporan Kanit I SPKT, Ipda Fandi telah menerima laporan tersebut. Saat hal hal tersebut dikonfirmasikan ke pihak PT Bunas Finance Indonesia Tbk Cabang Pekanbaru Riau di Jalan Soekarno Hatta, melalui Custumer Service Ani membenarkan adanya karyawan yang bernama Yosef. "Benar karyawan BFI," ujar Ani pada wartawan. Namun saat diminta untuk menjumpai pimpinan yang bersangkutan tidak ada ditempat.**dn


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT