Warga Rangsang Barat Nikamati Proyek Air Bersih

Jumat, 24 Januari 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, Kamis (23/1) meresmikan pengolahan air bersih di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Usai peresmian, Irwan menginginkan program air bersih itu dapat dibangun kembali bagi desa lainnya yang kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

"Ini sangat baik. Mesin ini perlu diadakan lagi untuk sejumlah desa yang kesulitan mendapatkan air bersih," kata Irwan usai peresmian pengolahan air bersih ini.

Tambah Irwan mesin pengolahan air bersih itu sendiri memakai tenaga listrik bertenaga surya. Tentunya akan semakin menambah kesempurnaan program tersebut untuk diajukan kembali ditahun 2014 kepada pusat.

"Pembangunan ini menjadi hasil dari usaha dalam meminta berbagai program yang dibutuhkan masyarakat kepada pemerintah pusat. Sehingga dengan begini kebutuhan air bersih masyarakat akan tercukupi," imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Mekar Baru, Nurdin, mengaku sangat senang dengan adanya mesin pengolahan air bersih tersebut. Pasalnya selama ini masalah air bersih menjadi keluhan bagi masyarakat di Desanya, terutama untuk aktivitas, mencuci dan memasak, dan sebagainya.

Kelompok Tegas, Kadarsiono selaku pengawas dalam program air bersih tersebut menyebutkan bahwa program air bersih tersebut didapatkan Pemkab Meranti dari Dirjen Kelautan sebanyak dua unit, dimana selain di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, pengolahan air bersih itu juga diadakan di Desa Alai, kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Tambah Kadarsiono, tahun ini akan dapat lagi. Prioritas desa yang mendapatkannya adalah Desa yang paling sulit mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Kadarsiono juga menjelaskan kapasitas air yang disimpan dalam pengolahan air bersih itu dalah sebanyak 14.000 liter dengan dua tangki berkapasitas 7.000 liter.

Proyek air yang mengolah air bersih dengan mesin ini dibangun dari alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Dirjen Kelautan itu adalah air dari sumur bor. setelah diolah menjadi air bersih maka akan ditampung dalam tangki besar serta langsung bisa dialirkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk tenaga listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasionalkan mesin pengolahan itu menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Keseluruhan peralatan itu didapatkan dari Dirjen Kelautan dalam satu paket.**df


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT