Korupsi Bansos Pekanbaru, Pejabat Pekanbaru Diperiksa

Senin, 13 Januari 2014 - 00:00:16 WIB
Share Tweet Instagram

Kejari Pekanbaru saat ini tengah menangani kasus Dana Bantuan Sosial karena diduga ada penyimpangan dan menyebabkan kerugian negara lebih kurang Rp11 miliar lebih.

Saat ini pihak penyidik Kejari Pekanbaru telah memeriksa Kabag Keuangan Pemko Pekanbaru dan sebelumnya Sekdako juga ikut diperiksa.

Dugaan penyimpangan dana bantuan sosial (Bansos) itu terjadi pada tahun 2012 di Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru. Selain pemeriksaan terhadap Sekdako Syukri Harto,  tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Kabag Keuangan Pemko Dasrizal, mantan Kabag Kesra Amrul, serta yang lainnya, seperti Zamzami Burhan, Abdul Rahman, Margaretha serta pejabat lainnya.

Pemeriksaan terhadap pejabat Pemko ini, dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Eka Safitra SH, ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (13/1). Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat untuk dimintai keterangan.

"Ya, terkait dugaan penyimpangan dana bansos ini, Jumat kemarin kami telah memanggil dan memeriksa Dasrizal, Kabag Keuangan Pemko Pekanbaru," ungkapnya.

Dijelaskan Eka, para pejabat yang dipanggil, masih dimintai keterangannya terkait dana Bansos tahun 2011 dan 2012 ini.

"Saya juga ikut dalam tim yang menangani pemeriksaan tersebut," ujarnya.

Seperti diketahui, pihak Kejari Pekanbaru melakukan penyelidikan, terkait adanya penyimpangan dana bantuan sosial tahun anggaran 2011 dan 2012 yang diduga fiktif.

Akibat adanya pengajuan proposal fiktif tanpa mencantumkan alamat dan nama penerima bantuan tersebut, ditaksir negara dirugikan Rp11 miliar lebih. **


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT