MIN 4 Aek Loba dan MTsn Sengon Sari Raih Adiwiyata Mandiri

Ahad, 15 Desember 2019 - 00:06:05 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Aek Loba dan MTsn Sengon Sari Kisaran meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019).

Menurut peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia nomor 5 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata, bahwa sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Program Adiwiyata ialah program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Dari amanat yang terkandung dalam peraturan Menteri tersebut, Kabupaten Asahan terus berpacu dalam meningkatkan kwalitas sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Kabupaten Asahan dibawah kepemimpinan, Bupati Asahan Surya dan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan bekerjasama dengan Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan Hayatsyah selalu memberikan dorongan dan pembinaan kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Asahan.

Berkat kerja keras tersebut, pada tahun 2019 ini, Kabupaten Asahan kembali memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri, yakni MIN 4 dan MTsn Sengon Sari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan Bambang HS menjelaskan bahwa untuk tahun 2019, Kabupaten Asahan mengirimkan sekolah mandiri sebanyak 2 sekolah dan tingkat nasional sebanyak 9 sekolah, namun yang berhasil hanya 2 sekolah yang dapat meraih prestasi.

Mengawali sambutannya, Menteri LHK RI Siti Nurbaya mengatakan penyerahan penghargaan ini telah dilaksanakan sebanyak 13 kali, sejak tahun 2006.

"Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan 13 kalinya sejak tahun pertama dilaksanakan pada tahun 2006", ungkapnya.

Dijelaskannya, Adiwiyata merupakan pendidikan lingkungan hidup. Adapun sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang berwawasan lingkungan.

Adiwiyata merupakan upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapat ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Siti juga menerangkan pada tahun 2019, sebanyak 1372 sekolah yang diusulkan Dinas Lingkungan Hidup, yang terdiri dari 1196 sekolah negeri dan 176 sekolah swasta dari 256 Kota/Kabupaten di 32 Provinsi.

"Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah sampai pengelolaan sampah dengan 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle", terangnya. (Tums)

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT