Tidak Tahan Upah Murah Ratusan Truk Kayu RAPP Pilih Parkir

Kamis, 19 Desember 2013 - 00:00:09 WIB
Share Tweet Google +

loading...


Ratusan truk pengangkut kayu RAPP memilih berhenti opreasi alias istirahat, karna tak tahan diupah murah oleh perusahaan kertas raksasa ini, selain itu mereka tidak menyayangkan tindakan RAPP yang mendiamkan mereka mengisi minyak subsidi di SPBU, sebab minyak SPBU adalah minyak subsidi.

"Lebih baik kami istirahat karna upah terlalu murah, apalagi kami dilegalkan menigisi minyak subsidi di SPBU kilo 5, karna minyak itu adalah milik masyarakat," Jelas salah seorang supir truk pengangkut kayu RAPP, Sinaga, Kamis (19/12/13).

Disebut Naga, beberapa bulan lalu sebelumnya mereka telah melakukan mogok untuk mengingatkan RAPP agar menaikkan upah namun sampai saat ini hal tersebut tidak penah direalisasikan, padahal sewaktu mogok tersebut perusahan menjanjikan akan menaikkan ongkos nagkut kayu, untuk mengimbangi kenaikan BBM.

"Ketika mogok dulu RAPP bejanji akan menaikan upah angkut karna BBM naik, namun setelah dua bulan lebih ongkos angkut kayu belum juga naik, bahkan yang lebih parahnya kami seolah - olah disuruh mengisi BBM di SPBU," Ujarnya menyayangkan tindakan perusahaan.

Naga menambahkan daripada angkut kayu yang terus merugi lebih baik mereka parkir dan istirahat dirumah, namun sebagian sopir lainnya memilih alih propesi, Naga berharap kepada pemerintah untuk mencarikan solusinya, sebab dengan berhentinya mereka bekerja akan menambah pengangguran di daerah ini.

"Pemerintah harus turun tangan," Tukasnya.(bs)

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT