Tiang Bubu Masih Beroperasi, Mahasiswa Ancam Demo

Senin, 28 Oktober 2019 - 22:41:28 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Belum adanya titik terang terkait perizinan alat tangkap statis tiang bubu diperairan Rokan Hilir Riau, ratusan mahasiswa asal Panipahan berang dan mengancam akan turun aksi di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Pasir Limau Kapas (HPPMP) Pekanbaru, Wais Al Qurni saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telpon sellulernya,

"Protes terkait persoalan tiang bubu ini kan sudah lama, bahkan kita juga telah audiensi dengan DKP Provinsi Riau, namun sampai sekarang belum ada hasil, jika dalam waktu dekat tidak juga ada tanggapan,maka kami akan turun melakukan aksi besar besaran," ujar Wais.

Wais menilai pemerintah terkesan main main dan tidak serius dalam memberantas alat tangkap statis yang sama sekali tidak memiliki izin operasional itu. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Iskindo Riau, Roman, S.Pi, yang menilai pemerintah terkesan lalai dalam menyelesaikan persoalan alat tangkap statis itu.

"Kita sangat menyayangkan persoalan ini tak kunjung selesai, padahal berdasarkan hasil audiensi kita sudah jelas, bahwa alat tangkap ini sama sekali tidak memiliki izin operasional," tuturnya.

Seharusnya tambah Roman, DKP dalam hal ini harus tanggap, karena berdasarkan amanat UU No. 40 Tahun 2016, wewenang pengawasan telah diserahkan sepenuhnya ke Provinsi.

Sementara itu Presiden Hipemarohi Pekanbaru Yusrial menekankan, DKP Provinsi Riau harus pada komitmen awalnya. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan audiensi yg telah dilakukan, DKP berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya. 

"DKP Provinsi Riau berjanji akan segera menuntaskan persoalan ini, namun sampai sekarang belum ada kejelasannya. Kita menyarankan agar DKP tetap pada komitmen awal lah, jangan sampai mahasiswa sudah turun, barulah sibuk memperbaiki," pungkas Yusrial. [mus]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT