MUI Minta Isi Ceramah Salib UAS Tak Dibawa ke Hukum

Rabu, 21 Agustus 2019 - 19:23:37 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Rekaman ceramah Ustaz Abdul Somad soal patung salib menyebar di media sosial. Kontroversi telah terjadi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap agar isu kontroversial ini tak dibawa ke ranah hukum.

"Maka kami memanggil ke sini supaya ini reda dan jangan masuk ke wilayah hukum, tapi masuk ke wilayah yang sifatnya kultural," kata Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Masduki Baidlowi, dalam jumpa pers bersama UAS di Kantor MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

MUI telah meminta klarifikasi ke Somad. MUI menilai polemik ini bisa diselesaikan tanpa harus menempuh jalur hukum.

"Kita selesaikan persoalan ini antarsesama tokoh agama," kata Masduki.

Somad sendiri telah mengklarifikasi, ceramahnya yang termuat dalam video viral itu dilakukannya di pengajian yang dihadiri khusus umat Islam saja, di dalam bangunan tertutup. Dia menyampaikan materi perihal patung salib untuk menjawab pertanyaan pada pengajian subuh. Somad tak meminta maaf karena menurutnya begitulah materi sesuai ajaran agama yang dia anut. 

Bila materi keagamaan suatu umat dalam forum tertutup seperti itu dipersoalkan secara hukum, maka persoalan hukum serupa juga berpotensi terjadi lagi bak berbalas pantun. 

"Pikiran kami, kalau ini persoalanya masuk ke ranah hukum, maka itu akan berbalas, nanti ada persoalan lain yang masuk ke ranah hukum, karena juga ternyata sudah ada video-video viral yang lain yang juga umat Islam merasa tersinggung oleh video yang viral itu. Misal dikatakan air zam-zam itu adalah PDAM-nya Arab Saudi. Misalnya seperti itu. Jadi ini tidak akan selesai," tutur Masduki. [dtk-mer]
 


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT