Awas, Alat Masak Anti Lengket Bisa Racuni Makanan

Senin, 29 Juli 2019 - 15:49:35 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Hampir setiap rumah pasti memiliki wajan atau panci anti lengket untuk memasak. Alat masak semacam itu memang sangat cocok digunakan untuk menggoreng atau memasak makanan yang mudah menempel, sehingga kita tak perlu bersusah payah saat mencucinya.

Sayangnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengklaim alat masak anti lengket bisa mengandung bahan kimia berbahaya, yang tentunya akan meracuni makanan. FDA melaporkan adanya PFAS atau Asam perfluorooktanoik yang merupakan bahan kimia sintetis pada sekitar 98 persen di aliran darah warga di Amerika Serikat.

Salah satu penyebabnya adalah makanan yang dikonsumsi. Badan Perlindungan Lingkungan AS mengklaim zat berbahaya diserap ke dalam makanan dari hal-hal seperti peralatan masak antilengket.

FDA mengklaim kadar PFAS tersebut belum cukup tinggi untuk membahayakan kesehatan. Namun, bukan berarti kita harus mengabaikannya.

Pasalnya, PFAS yang bisa masuk ke dalam makanan saat proses memasak dengan api besar dapat dikaitkan dengan risiko kesehatan serius.

Misalnya kanker, infertilitas atau kerusakan ginjal dan hati. Para ilmuwan memang belum memastikan apa efek PFAS untuk tubuh. Tapi, sebaiknya kita melakukan pencegahan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Menurut penelitian, PFAS telah dilarang digunakan untuk membuat alat masak antilengket, akhir-akhir ini. Oleh karena itu, saat kita memilih alat masak anti lenket, sebaiknya menghindari alat yang terbuat dari PFAS tingkat tinggi, dan bahan kimia lainnya.

Sebagai gantinya, lebih baik kita memilih alat masak yang terbuat dari keramik, stainless steel, atau kaca tempered. Agar alat masak anti lengket yang kita miliki aman dan tahan lama, pastikan untuk membersihkannya dengan tepat, Juga hindari merebus alat masak yang terbuat dari logam atau memasak dengan api besar agar PFAS tidak mencemari makanan atau udara yang kita hirup. [mer]
 


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT