Anggota TNI Gembleng Banser Ponorogo Demi NKRI

Sabtu, 13 Juli 2019 - 23:17:38 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Secara bergantian, Pelda Muklas dan satu orang anggota dari Koramil 0802/05 Kauman memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada peserta Diklat Banser PAC Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Dengan sabar dan telaten, keduanya melatih serta mengoreksi sekaligus membenahi para peserta pelatihan yang gerakannya masih kurang tepat dan salah, Sabta (13/7/2019).

Pelatihan yang diselenggarakan di komplek MTs/MA Maarif Al Mukarom Desa Kauman, Kecamatan Kauman tersebut bertujuan membentuk fisik yang prima, tegas serta memiliki jiwa disiplin yang tinggi. "Sesuai yang kami ajar dan latihkan, bahwa dengan memberikan materi baris berbaris, diharapkan selesai mengikuti latihan, para anggota Banser ini bisa lebih meningkatkan disiplin, bertanggung jawab, tegas serta memiliki fisik yang prima," kata Pelda Muklas yang sehari - hari menjabat Bati Tuud di Koramil 0802/05 Kauman.

Sebelum praktek di lapangan, para anggota Banser PAC Kauman diberi pelajaran teori tentang baris berbaris."Agar para peserta pelatihan bisa lebih cepat memahami dan mengerti apa yang kami sampaikan, tentunya kami berikan pelajaran teori dan contoh gerakan terlebih dahulu serta kami beri kesempatan bertanya kepada mereka yang masih belum memgerti dan paham dengan apa yang kami sampaikan," jelasnya.

Selain memberikan materi PBB, kedua anggota Koramil 0802/05 Kauman tersebut juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya paham radikalisme yang telah dikemas oleh Kodim 0802/Ponorogo dengan program 'WAROK' kepada para anggota Banser PAC Kauman.

Adapun arti dari perpanjangan 'WAROK'  dalam menangkal paham radikalisme di wilayah Ponorogo yaitu WA : Waspada terhadap radikalisme - R : rekatkan silaturahmi, toleransi dan kerja sama masyarakat - O : optimalkan siskamling dan wajib lapor bagi pendatang baru - K :ketahui, kuasai dan laporkan informasi / kejadian menonjol kepada Babinsa atau Bhabinkamtibmas. [nur]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT