Terkait Green Belt, PT Musim Mas Memilih Bungkam

Selasa, 25 Juni 2019 - 17:40:51 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia, Dwiki Zulkarnain, dibuat gerah ketika dikonfirmasi hutan Green Belt atau sabuk hijau perusahaan PT Musim Mas telah berubah menjadi lahan sawit

Selaku pemerhati dia menyayangkan pihak PT Musim Mas (MM) tidak menjaga kawasan HGU mereka sebab seharusnya kawasan Gereen Belt itu dilindungi.

"Selaku pemegang izin Hak Guna Usaha Musim Mas seharusnya menjaga hutan penyangga atau sabuk hijau (Greene Belt) mereka, sebab itu kewajiban perusahaan menjaganya," kata Dwiki, Selasa (25/6/19).

Ditinjau kelokasi dalam kebun MUsim Mas di desa Sorek, Pangkalan Kuras, Pelalawan, Riau memang lahan tersebut sudah banyak yang gundul, bahkan pinggir sungai dalam kawasan itu ditanami sawit.

Belakangan sejak gencar diberitakan MM, pihak humas MM Ibrahim dan Malinton Purba terkesan keberatan menjawab konfirmasi wartawan, tapi bulan sebelumnya dari konfrimasi beliau mereka hanya cuma mengatakan membantah.

Seperti diberitakan sejumlah media Musim Mas diduga melakukan sejumlah pelanggaran seperti menanam sawit dipinggir sungai, memebiarkan hutan green belt mereka dibabat dan sebagainya.

Saat ini laporan LSM yang getor komentar sebelumnya menyebutkan ikan di 3 sungai dalam kawasan Musim Mas sudah berkurang, sehingga warga atau nelayan lokal kekurangan hasil tangkapan.

Selain itu ada laporan sejumlah sungai itu sudah berubah menjadi kanal pembuangan air dari dalam kebun peruahaan.[jh]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT