Fitnah ke Jokowi di Jabar Makin Gila, TKD Bikin Satgas

Jumat, 01 Maret 2019 - 12:20:20 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antihoax khusus untuk Jawa Barat, di mana serangan fitnah maupun hoax di wilayah ini disebut telah menyerang Jokowi dengan bertubi-tubi. 

Pihaknya mengakui, isu Jokowi merupakan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) dinilai masih terus menyebar ke telinga masyarakat Jawa Barat. Kasus terakhir, adanya kampanye hitam di Kabupaten Karawang yang menyudutkan Jokowi.

“Konsolidasi pemenangan 50 hari lagi menjelang 17 April dengan maraknya hoax di Jawa Barat kami tim kampanye membentuk satuan tugas antihoax karena di Jawa Barat ini hoax, berita bohong, fitnah itu intensitasnya semakin banyak,” ujar Sekretaris TKD Jawa Barat, Abdy Yuhana di Bandung, Jawa Barat, Kamis 28 Februari 2019.

Menurutnya, tugas sederhana Satgas AntiHoax ini yaitu wajib turun ke masyarakat dari satu pintu ke pintu lainnya mensosialisasikan capaian kinerja Jokowi selama empat tahun sebagai petahana dan rencana lima tahun ke depan jika Jokowi-Ma’ruf Amin memenangkan Pilpres 2019. Abdy menambahkan, struktur organisasi TKD yang bertanggung jawab dalam program ini yaitu Direktorat Advokasi dan Kampanye.

“Membentuk tugasnya mensosialisasikan program yng sudah dilaksanakan Jokowi. Kedua, program-program yang akan dilaksanakan Jokowi pada saat memimpin 2019 - 2024,” katanya.

Dari observasi yang dilakukan, TKD mendeteksi beberapa daerah yang sudah kental dengan hoax maupun fitnah terhadap Jokowi. Di antaranya Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Bogor.

“Kami terus mendeteksi berita bohong di Jawa Barat, terutama titik rawannya itu Priangan Barat kemudian di Priangan Timur. Kami secara intensif melaksanakan monitoring,” ujarnya.

Abdy melanjutkan, TKD juga memastikan tidak akan segan-segan melaporkan jika mendapatkan segelintir orang maupun kelompok yang memfitnah Jokowi kepada Kepolisian. “Bersama Direktorat Advokasi akan melaporkan segala bentuk hoax dan fitnah yang menyerang pasangan 01 ke Bawaslu dan Kepolisian,” katanya. [mer]
 


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT