Sadis.!! Penambang Bouksit di Bintan Hantam Kuburan Warga

Selasa, 12 Februari 2019 - 21:27:53 WIB
Share Tweet Google +

Wartawan Pantau Lokasi Tambang Bouksit Bintan

loading...

Metroterkini.com - Maraknya pertambangan bouksit di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) sudah menjadi sorotan di berbagai pihak pada usaha tambang yang legal maupun yang ilegal. Tambang ini telah merusak ligkungan Bintan.

Ironis memang keberadaan tambang ini dibeking oknum dari berbagai kalangan baik dari oknum aparat, pejabat pemerintah maupun oknum pejabat penegak hukum.

Namun semua itu sulit untuk di buktikan karena di lapangan banyak warga tidak tahu pertambangan itu milik siapa, bahkan kepala desa setempatpun tidak tahu siapa yang punya perusahaan galian bouksit tersebut.

Dikatakan setan tambang itu terus digali dikatakan manusia dia tidak bisa dicari, istilah krennya ibarat kentut "bau ada namun dicari susah."

Pengalian tambang ini bukan saja merusak lingkungan namun juga sudah merusak sendi-sendi kemanusiaan, bisa anda bayangkan sampai-sampai tanah kuburanpun jadi korban penggalian pertambangan bouksit tersebut.

Hasil peninjauan di lapangan tim metroterkini.com di desa Tembeling, Kampung gisi RT 02/03 terdapat kuburan masyarakat yang sudah digali dari kiri kanan kuburan tersebut.

"Kuburan satu dengan yang lain sudah terpisah bahkan jaraknyapun tak begitu jauh hanya 1 sampai 2 meter dari bibir kuburan," kata warga yang berada sekitar lokasi tambang sayang ketika ditanya identitas di minta dirahasiakan.

Menurutnya, kuburan tersebut adalah kuburan umum mereka tidak tahu bahwa penggalian bouksit tersebut sudah memisahkan tumpukan kuburan yang satu dengan yang lainnya, tahunya ketika tim survei lokasi dia baru melihat kuburan sudah terpisah.

"Tapi saat ini perusahaan itu berhenti bekerja untuk sementara mungkin karena maslah kuburan tersebut, atau masalah tim KLHK turun kelokasi untuk melakukan tuntutan hukum," ungkapnya.**

 Seperti diberitakan sebelumnya telah turun ke   Bintan tim penegakan hukum Kementerian   Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)   yang terdiri dari penyidik pegawai negri sipil   dan pejabat pengawas lingkungan menyidik l   aporan media.

  Saat ini tim KLHK telah sepekan ini sudah       bekerja dan melakukan penyegelan di   beberapa tempat pengalian bouksit di   Bintan.*Asyiri.


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT