Tabloid Indonesia Barokah Dinilai Berisi Fakta

Ahad, 27 Januari 2019 - 10:09:02 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menyatakan isi Tabloid Indonesia Barokah yang dipersoalkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Sandiaga Uno tak berisikan kabar bohong atau hoaks melainkan berisikan fakta.

"Tabloid barokah dan setelah kami baca isinya sebenernya semua yang disampaikan itu fakta," kata Karding saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta, Jumat (25/1).

Karding sendiri menegaskan bahwa pihaknya tak mengerti siapa yang pertama kali menerbitkan tabloid tersebut ke tengah-tengah masyarakat.

Ia pun menegaskan bahwa isi artikel yang terkandung dalam tabloid tersebut menampilkan fakta dan data untuk disajikan kepada masyarakat.

"Kalau setelah melihat isinya saya berkeyakinan itu bagian dari kampanye yang memang menyampaikan fakta dan data apa adanya," kata dia.

Lebih lanjut, Karding pun menghormati hak kubu BPN untuk melaporkan Tabloid Indonesia Barokah ke kepolisian dan Dewan Pers. Ia bahkan menuding kubu BPN sendiri tak terbiasa untuk menghadapi kampanye negatif yang banyak digulirkan di Pilpres 2019 kali ini

"Belum terbiasa dengan negatif campaign, sebenarnya era demokrasi ini negatif campaign boleh asal ada datanya ada faktanya yang tidak boleh adalah black campaign," kata dia.

Karding sendiri menilai BPN tak perlu khawatir akan tersudut  soal penerbitan tabloid itu karena lebih 'menyerang' Prabowo-Sandiaga. Ia menegaskan bahwa TKN sendiri tak merasa diuntungkan dengan penerbitan tabloid tersebut

"Ya enggak [untungkan] kami, karena itu diluar kontrol diluar kendali kita oleh kareena itu kami merasa tidak diuntungkan juga tidak dirugikan," kata dia.

Indonesia Barokah memiliki lambang berupa gambar wilayah Indonesia ditambah masjid berwarna hijau dengan latar belakang merah putih. Tertulis slogan 'Membumikan Islam Rahmatan Lil 'Alamin'.

Tabloid ini sudah terbit beberapa edisi. Salah satunya mengusung berita utama atau headline 'Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik' yang terbit pada Desember 2018.Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi melaporkan Tabloid Indonesia Barokah ke kepolisian dan Dewan Pers. Mereka menganggap konten dalam tabloid tersebut kontroversi dan menyudutkan Prabowo-Sandi. [cnn-mer]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT