Ada 2 Pemicu Aksi Warga Tutup Jalan Tol di Cikampek

Kamis, 11 Juli 2013 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

loading...


Sekitar 400 orang warga menutup ruas tol Cikampek di KM 44 yang menyebabkan kendaraan dari Jakarta dan Cikampek tak bisa lewat. Ada dua hal yang menjadi pemicu aksi mereka, yakni urusan sertifikasi tanah dan keadilan petani.


"Tuntutan kita pertama sertifikasi tanah masyarakat itu belum diselesaikan oleh BPN. Masyarakat sudah puluhan tahun di situ, itu tanah turun temurun. Sudah terdaftar di buku C dan bayar pajak tiap tahun, kita minta segera diselesaikan," kata koordinator demo, Yono Kurniawan, kepada sumber, Kamis (11/7/2013).


Tuntutan kedua, menurut Yono, adalah memberikan keadilan terhadap petani. Menurutnya tanah milik petani saat ini dikuasi pengembang, padahal mereka tidak pernah menjual tanah tersebut.


Pengembang dari Agung Podomoro Land membeli tanah di Teluk Jambe, Kerawang, Jawa Barat melalui pihak ketiga, yakni PT SAM dan versi mereka, surat yang dijual itu palsu.


"Surat tersebut pernah dilaporkan ke Polda Jabar. Dirut perusahaan yang jual juga sudah jadi tersangka, tapi kasus ini malah dipetieskan," ungkap Yono.


Corporate Secretary Agung Podomoro Land, F Justini Omas, saat dikonfirmasi belum bisa berkomentar banyak soal ini.


"Saya belum bisa komen ya. Soalnya belum tahu itu dari yang mana, yang dipermasalahkan tanah yang mana," ujarnya saat dihubungi.(d/kr)


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT