Usai Buka Puasa, Bidan Desa Ini Diperkosa

Rabu, 08 Agustus 2018 - 21:16:54 WIB
Share Tweet Google +

Ilustrasi

loading...

Metroterkini.com - Sungguh miris nasib bidan Desa di Ukui Pelalawan Riau, yang menjadi korban pemerkosaan. Ternyata korban di perkosa usai berbuka puasa Senin. 

Korban merupakan bidan desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui, Pelalawan Riau. Korban dicekik dan diduga menjadi korban pemerkosaan. Peristiwa tersebut terjadi di rumah pelaku desa Lubuk Kembang Sari, kecamatan Ukui, Senin (6/8/18) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Menurut informasi dari Camat Ukui, Amri Zuharja, Selasa (7/8/18) peristiwa tersebut bermula ketika pelaku yang belum diketahui identitasnya, menjemput korban.

"Pelaku menurut informasi menjemput korban dengan alasan untuk menolong persalinan istrinya di rumahnya tak berada jauh dari rumah bidan," kata camat Amri.

Akan yang dilakukan pelaku ternyata modus modus saja. Ketika sampai di TKP, justru rumah pelaku dalam keadaaan kosong. 

"Kronologis persisnya, belum diketahui betul. Akan tetapi informasi setiba di rumah pelaku yang kosong, pelaku melakukan tindakan amoral terhadap bidan," jelas Camat. 
Meskipun tak menyebut identitas bidan, Camat dan pihak Polsek kecamatan Ukui sudah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sementara korban bidan desa Lubuk Kembari Sari dirawat di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Pelalawan Riau.

Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin, bersama ketua komisi 1 DPRD Pelalawan Eka Putra, sempat membezuk bidan desa Lubuk Kembang Sari kecamatan Ukui yang mendapat perawatan serius di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, paska menjadi korban pemerkosaan. 

Korban merupakan bidan desa yang sudah bertugas 8 tahun di Desa Lubuk Kembang Sari. Kala itu, tiada henti-henti kedua wakil rakyat ini memberi semangat kepada korban maupun terhadap keluarga yang menjaga korban. 

"Sempat kami tanya, kepada sang bidan Senin itu dia menjalankan puasa sunat," terang Eka Putra.

Namun malang baginya, kata Eka Putra usai berbuka puasa dirinya dijemput oleh pelaku yang mengaku minta bantuan persalinan istrinya. 

"Kita mengutuk aksi ini, semoga pihak kepolisian secepatnya, menangkap pelaku," tandas Eka. [***]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT