WWF Lakukan Pelatihan Konflik Gajak Dengan Manusia

Senin, 02 Juli 2018 - 17:52:17 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Evaluasi pelatihan mitigasi konflik gajah dan manusia dilaksanakan di Dusun Bidari Desa Lubuk Pusaka Kecamatan Langkahan dan Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek sejak tanggal 27 sampai 28 Juni 2018 lalu.

Kegiatan dilakukan oleh Lembaga Word Wide Fund (WWF) Indonesia untuk wilayah Provinsi Aceh bekerjasama dengan Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP).

Simulasi ini merupakan konsep mitigasi konflik gajah liar dengan manusia berbasis masyarakat dengan mendorong agar masyarakat itu sendiri bisa mandiri melakukan upaya-upaya dalam menghadapi konflik dengan gajah liar. 

Dalam simulasi tersebut, para peserta yang dominan petani langsung mempraktekkan cara mengusir gajah dengan  dipersenjatai meriam karbit, yang  kebetulan saat itu baru saja kawanan gajah liar merusak sejumlah tanaman warga pada malam hari

Chik Rini selaku Communication Officer WWF Indonesia , kepada media baraknews. com mengatakan simulasi yang sama pernah dilakukan di sejumlah titik rawan gajah di Aceh, diantaranya Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen dan Aceh Utara.

"Sejak 2015 hingga sekarang kami terus berupaya untuk mendorong desa-desa yang rawan konflik gajah liar dengan kemampuan masyarakat memahami bagaimana mereka bisa mengatasi mitigasi tersebut,” ucap Chik Rini.

Dalam hal ini pihaknya berharap melalui kegiatan simulasi Pemerintah bisa lebih memberikan perhatian. Sebab kata dia, tanpa dukungan Pemerintah maupun para pihak lainnya maka masyarakat juga tidak mungkin bisa menyelesaikan mitigasi konflik gajah liar-manusia.

"Kita berharap Pemerintah memberikan solusi juga yang terbaik bagaimana misalnya memulihkan koridor gajah di kawasan ini sehingga gajah tetap berada di jalurnya dan tidak masuk ke kawasan pemukiman masyarakat," tukas Chik Rini, Sabtu (30/06/2018).

Chik Rini menambahkan, dusun Bidadari juga merupakan salah satu titik rawan konflik gajah liar yang selama ini kawanan satwa liar yang dilindungi tersebut kerap mendatangi areal perkebunan warga setempat melalui lintasan yang sudah ada.

Dalam paparan tentang metode metigasi gajah liar, Syamsuardi selaku fasilitator dari WWF Provinsi Riau, juga menjelaskan tentang sifat-sifat gajah. Mulai dari habitat populasinya hingga cara penanggulangan gajah itu sendir, serta memaparkan tentang cara merakit meriam karbit kepada masyarakat dan cara penggunaannya. [samsol]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT