Akibat Teror Bom, Jatim Deflasi 0,2 Persen

Sabtu, 09 Juni 2018 - 00:17:01 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin melaksanakan Safari Ramadhan di Mapolres Ponorogo, Jum'at (8/8/2018) sore. Kapolda Jatim bersama isterk didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman beserta isteri.

Kehadiran Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya disambut Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant bersama Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni serta jajaran Forkompimda Ponorogo bersama Pimpinan Daerah se-Korwil V Madiun.

Rombongan juga disambut dan diiringi seni Reyog 'Manggala Bhayangkara' Polres Ponorogo. Kapolres Ponorogo AKBP Radiant merasa terharu bisa bersilahturahmi dengan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya dalam acara Safari Ramadhan.

"Kami laporkan bahwa hubungan TNI dan Polri di korwil V terjalin dengan baik oleh karenanya mohon Bapak Kapolda Jatim dapat memberikan arahan kepada kami dalam tugas menghadapi agenda penting yang menjadi tantangan tugas Polri," ujar AKBP Radiant.

Sedangkan Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin mengucapkan selamat datang dan hormat kepada seluruh undang Forpimda se-Korwil Madiun, Pimpinan Pondok Pesantren se Korwil V Madiun. 

"Dalam kesempatan yang berharga kami dipertemukan dengan rekan Bapak Pangdam V/Brawijaya yang selama ini baru bisa dipertemukan di Polres Ponorogo, sungguh luar biasa dan tidak ada rasa ketakutan dan harus kita syukuri bahwa nikmat aman," ungkap Irjen Pol Mahfud Arifin.

Pihaknya juga menambahkan dalam kejadian terakhir bahwa wilayah Jawa Timur diserang oleh teror akan tetapi situasi secara keseluruhan relatif kondusif dan aman. "Justru dari penjelasan dari Bapak Gubernur bahwa saat ini wilayah Jawa Timur mengalami Deflasi sebesar 0,2 persen," tambahnya.

Lebih lanjut dia memaparkan bahwa UU Teroris sudah disahkan sehingga segala tentang teroris mulai dari awal perencanaan sudah bisa ditangkal oleh Polri. "Hal ini merupakan kemajuan dalam pencegahan teroris," tambahnya.

Masih menurutnya, agenda penting di Jawa Timur yang akan dihadapi yaitu pelaksanaan hari Raya Idul Fitri 1439 H yaitu menjaga keamanan arus mudik/balik. "Kemudian Pilkada serentak Pilgub 2018 dan pilkada yang akan dihadapi TNI/Polri turut dibantu oleh tokoh masyarakat," jelasnya.

Pada kesempatan itu juga diserahkan santunan kepada  6 orang Takmir Masjid, 4 orang perwakilan yatim piatu dan 2 orang Warakauri. Acara juga diisi tausyiah dilanjutkan do’a oleh KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro. [nur]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT