Kapal Penangkap Ikan Ilegal Masih Beroperasi di Panipahan

Selasa, 05 Juni 2018 - 01:29:14 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Walau sudah sering ditangkap, operasional kapal penangkap ikan ilegal berupa lampara dasar atau pukat harimau mini (mini trawl) di kawasan Perairan rokan hilir ini masih beroperasi malah semakin menggila. Pukat Harimau asal sumatra sungai berombang itu terus beroperasi tanpa terlihat takut ditangkap aparat penegak hukum.

Kronologis penangkapan tersebut salah satu nelayan jaring palika mengatakan kepada metro terkini. Niar menyebut kan pada minggu pagi tgl 3 juni 218 kami sebagai nelayan jaring melaut di periaran sungai brombang sumatra utara, tiba tiba datang tiga perahu asal sungai berombang dan berjumlah hampir dua puluh orang,dan masuk ke kapal kami dan melarang kami beraktipitas, kemudian tiba tiba merampas peralatan kapal kami seperti orari juga setelit dan kami di ancam supaya jangan melawan.

Kemudian kami di antar kan ke pinggir pantai dan air nya pada batas batang leher di pantai laut tanjung bansi, dan kapal setelah kami di antar kan ke pinggir pantai dan kapal kami juga di karam kan di tengah laut.

Selanjut nya sebut niar, kita langsung mendarat kepantai dan mencari perkampungan untuk menyelamat kan diri,ada pun kami berjumlah terdiri sebanyak lima orang anggota kami tersebut.

Dan kami berjalan di dalam hutan untuk mencari perkampungan dan jarak tempuh nya dari pinggir pantai menuju perkampungan yang kami jalani sekitar tiga kilo meter.

Ironis nya kami nya kami sempat memanjat pohon kayu untuk melihat kampung yang bakal kami tuju.Setelah kami sampai di perkampungan dengan selamat dan kami mencoba menghubungi beberapa nelayan panipahan dan menceritakan tentang apa yang terjadi,kemudian ada beberapa kapal nelayan panipahan berangkat menuju perairan brombang,tiba tiba kelihatan dengan kapal nelayan berombang pukat tarik yang melakukan aktipitas nya,kemudian nelayan panipahan langsung mengaman kan  kapal tersebut,dan langsung di tarik  di bawa ke angkatan laut panipahan untuk proses lebih lanjut.

Kemudian di sampai kan niar lebih lanjut, jelas ini unsur dendam dan sakit hati persoalan nya pada beberapa waktu lalu ada terjadi pembakaran pukat harimau (mini) jelas nya. mereka menaruh dendam dengan nelayan panipahan tapi di jelaskan niar dan kami bukan lah pelaku pembakaran tersebut.

Dan ini kalau di biarkan berlanjut jelas pasti ada makan korban. Satu contoh pak yang saya gambar kan, jelas kami tidak tahu menahu tentang pembakaran beberapa waktu lalu, tapi jelas nya sasaran bisa nya ke nelayan kami.

Salah satu tokoh pemuda jalan bakti panipahan darat Fadli ,MK S.Pdi mengatakan kepada Metro terkini.com Fadli berharap ada penindakan yang tegas dari aparat penegak hukum dan Penertiban nya. Kalau ini dibiarkan terus, pada waktunya bisa terjadi perang antar kampung, ujarnya. Karena para nelayan sudah sangat resah dengan kapal lampara dasar itu, tegasnya.

Fadli juga menambahkan jika ini di biar kan begitu saja jelas kedepan nya antara nelayan panipahan dan sungai berombang di pasti kan macam pelstina dan israel perang perang perbatasan, karena panipahan dan sungai berombang adalah perbatasan baik jalur laut mau pun darat akibat kssalah pahaman antara nelayan tampa memandang suku dan agama jelas ini bakal terjadi sebut Fadli ke metro terkini.com. [mus]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT