Harga Cabai Turun, Ikan Melonjak 50% di Panipahan 

Senin, 28 Mei 2018 - 23:01:37 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Sejak masuk awal ramadan permintaan cabai merah di pasaran mulai menurun. Seperti yang terjadi di Pasar Jalan Bakti Paniapahan Palika Rokan Hilir dan sampai pekan kedua ramadhan stok barang terlihat menumpuk.

Asnawi seorang pedagang mengatakan, kondisi ini mulai terjadi sejak memasuki bulan puasa dan hingga kini masih berlangsung. Keadaan ini membuat stok barang yang ada rentan membusuk dan tak layak jual lagi. Akibatnya pedagang mengalami kerugian cukup besar, karena cabe membusuk dan harga anjlok.

Asnawi mengaku mendatangkan bahan dapur itu dari Labuhan Batu Sumatera Utara dan biasanya tak berselang lama seperti saat ramadhan akan langsung habis terjual.

Sedangkan barang lainnya seperti kentang, tomat, wartel, bawang merah dan bawang putih harga tetap bertahan dan tidak mengalami penurunan. 

Sambung Asnawi, harga tomat cukup melonjak dari Rp7.000,- perkg dan memasuki bulan puasa harga menjadi Rp 14,000,- perkg.

"Biasanya itu langsung habis sehari semalam. Sekarang nggak habis, susah kerena sepi juga pembeli," kata Asnawi, Senin (28/5/2018).

Dia menambahkan, saat ini dalam sehari cabai merah hanya terjual sekitar 50 kilogram. Sangat jauh menurun dibandingkan pada hari-hari yang lain mengenai harga cabai tersebut. Sangat berbeda sebelum puasa. Cabai terjual lebih dari itu dengan harga cabe yang cukup mahal

Ia menilai, kondisi ini terjadi karena banyaknya barang dalam pasaran. Disisi lain, masyarakat juga cenderung mengurangi aktivitas memasak sehingga tidak terlalu membutuhkan cabai merah.

"Karena bulan puasa, kadang orang menyediakan kue saja udah cukup ketika berbuka, enggak perlu masak terlalu banyak cabai," terangnya.

Untuk harga cabai merah dijual Rp 42,000,- perkilogram dan kini hanya Rp20 ribu perkilogram

Saat ini warga mengeluhkan harga ikan cukup tinggi dan mengalami kenaikan hampir 50% dari hari hari biasa. Ikan laut yang ada di Panipahan tidak hanya dikonsumsi warga Palika, tetapi banyak dijual ke Sumatera Utara lewat jalan darat, akibatnya harga ikan di Panipahan mengalami lonjakan di bandingkan hari bisa. [mus]
 


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT