Panwaslu Ponorogo Gelar Sosialisasi Pelanggaran Pemilu

Senin, 14 Mei 2018 - 16:40:43 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Tak ingin terjadi permasalahan dalam Pemilu tahun 2019, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ponorogo menggelar sosialisasi bersama elemen masyarakat Bumi Reyog Ponorogo di Hotel Maesa, Senin (14/5/2018).

Acara dibuka oleh Komisioner Panwaslu Kabupaten Ponorogo, Widhi Cahyono. Menurut Widhi acar ini dilaksanakan sebagai upaya mengajak keterlibatan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Ponorogo terlibat dalam rangka pengawasan jalannya proses Pemilihan Umum (Pemilu).

Komisioner Panwaslu Kabupaten Ponorogo, Widhi Cahyono menyebutkan dalam sosialisasi yang dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari Forum Komunikasi Pencak Silat dan Bela Diri, Organisasi kemasyarakatan, organisasi pemuda, komunitas sepeda motor, pramuka, pelajar serta elemen masyarakat lainnya, adalah upaya mendongkrak partisipasi dalam rangka pengawasan Pemilu.

"Peran dari semua elemen masyarakat sangat diharapkan dalam rangka pengawasan jalannya proses pemilu. Termasuk pemilu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, yakni pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Dengan harapan Proses demokrasi yang akan dilaksanakan berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi, agar pemilu semakin berkualitas," ujar Widhi.

Selain itu, sosialisasi ini juga sebagai tindakan pencegahan dari terjadinya pelanggaran-pelanggaran Pemilu di Ponorogo, seperti money politic, sehingga Pemilu dapat dilaksanakan secara aman tertib lancar, damai. "Sehingga Panwaslu Kabupaten Ponorogo, mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dengan harapan, pelanggaran pemilu semakin berkurang," ajaknya.

Menurutnya, sosialisasi bertujuan mengakomodir peran serta masyarakat luas dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu. "Selain dengan membentuk berbagai regulasi terkait pengawasan pemilu, diharapkan pelanggaran pemilu semakin berkurang karena adanya kesadaran masyarakat dan peserta pemilu untuk tidak melakukan pelanggaran, sebagai suatu esensi dari paradigma pencegahan pelanggaran pemilu," katanya. [nur]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT