Polri Ingatkan Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2019 

Rabu, 09 Mei 2018 - 10:25:26 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial dan Ekonomi Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengungkapkan, jelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 rentan konflik. Gatot mengimbau agar para tokoh masyarakat, agama dan politik tak menunjukkan sikap atau pernyataan yang memancing kegaduhan lewat ujaran kebencian atau hoaks. 

"Jangan lagi tokoh-tokoh malah tambah bikin panas isu-isunya," kata Gatot dalam sebuah diskusi di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa (8/5/2018). 

Gatot menegaskan, agar jangan sampai kontestasi politik mengorbankan negara akibat ujaran kebencian dan hoaks. Ia mengimbau agar pesta demokrasi dijadikan ajang pertarungan gagasan dan program dari para peserta pemilihan. 

Ia juga mengingatkan, agar para elite maupun simpatisan parpol tak melakukan kampanye hitam lewat berbagai media demi menjatuhkan pihak lawan. Hal itu, kata dia, akan membuat publik sulit berpikir jernih dan semakin terpapar dengan isu provokatif. 

"Kita melihat fenomena post truth, bagaimana berita tidak benar dilepas, tidak ada kontra narasi sehingga opini jadi fakta. Ini kan berbahaya," kata dia.

Di sisi lain, Gatot meminta masyarakat agar tidak gegabah dalam mendistribusikan informasi berantai yang mengandung unsur pelecehan terhadap suku, agama, ras dan golongan. Publik harus mencerna dan memilah secara jernih ketika memperoleh informasi. 

"Masyarakat kita ini kan kadang-kadang ingin mendahului yang pertama share. Jadi ini satu permasalahan. Apalagi ini berita hoaks, berita yang bisa mengakibatkan adu domba. Berita provokasi ini menggangu persatuan dan kesatuan," ujarnya. [***]   

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT