Habiskan DD Ratusan Juta, Budidaya Lele Tani Makmur Gagal

Selasa, 17 April 2018 - 17:45:52 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metrterkini.com - Program budidaya ikan lele yang di kelola masing-masing tingkat RT di Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu Riau, gagal panen.

Program yang menggunakan Dana Desa tahun 2017 sebesar Rp 130 juta untuk 13 RT, masing-masing RT mendapatkan anggaran Rp 10 juta untuk pembelian kolam terpal 4 juta dua kolam, bibit ikan lele 5000 dan selebihnya pembelian pakan ikan sampai masa panen.

Hal ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat setempat, karena pada usia 4 bulan ikan lele yang dipelihara banyak yang mati. 

Matinya ikan lele di sebabkan bibit ikan terlalu kecil dan yang kedua tidak adanya pendamping dari dinas terkait (Perikanan) yang memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada warga.

Menurut Kimik, warga RT 02 dan Tukul warga RT 05 mengakui ikan lele yang mereka pelihara dari jumlah 5000 ribu bibit ikan yang di pelihara di dalam bak berupa lingkaran besi berdindingkan terpal itu 90 persen bibit ikan lele mati.

Mereka bingung apa penyebabnya, sementara Dinas Perikan tidak pernah turun membantu memberikan solusi kepada mereka. Padahal saat rapat pada awal bulan November 2017 pihak Dinas Perikan Kabupaten Inhu di undang oleh desa untuk mendampingi dan memberikan penyuluhan sampai masa panen. 

Menanggapi hal ini dengan banyak bibit ikan yang mati, Kepala Desa Tani Makmur Boimin belum bisa dihubungi. Sementara Jamalludin Sekdes Tani Makmur mengatakan tidak mengetahui tentang itu.

Ironisnya program ini tidak ada yang mengawasi baik dari desa dan Dinas Perikanan dan berjalan apa adanya dengan kemampuan pengalaman seadanya. Akibat dana desa bisa dikatakan habis Rp 130 juta untuk program ternak ikan lele. [***]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT