Valentin Disalah Artikan

Rabu, 13 Februari 2013 - 11:08:57 WIB
Share Tweet Instagram

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kaum muda tak berlebihan merayakan hari kasih sayang atau valentina setiap 14 Februari. Jangan sampai perayaan valentine yang umum dirayakan kaum muda menjadi ajang negatif.

"Menerjemahkan Valentine day dengan hari kasih sayang yang dimaknai hubungan seks bebas dan sejenisnya, bukan hanya bertentangan dengan etika, hukum agama, norma kesusilaan, tetapi juga kriminal," jelas Sekretaris Fatwa MUI Asrorun Niam Soleh saat berbincang, Rabu (13/2/2013).

Menurut Niam, bangsa Indonesia memiliki banyak tradisi dan budaya luhur yang berakar pada nilai dan norma agama yang menjadi jati diri bangsa. "Ini yang harus dirawat dengan baik," jelasnya.

Menurut Niam juga, tidak semua kebiasaan yang berasal dari luar berkesuaian dengan kondisi masyarakat. Perayaan valentine, kini malah jadi sesuatu yang jauh dari nilai norma agama.

"Valentine jelas tidak memiliki akar tradisi dalam budaya Indonesia. Untuk itu perlu ada kesadaran masyarakat secara utuh," urainya.(KR)


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT