'Minyeuk Pret’ Parfum Aroma Kopi Aceh Tembus Parancis

Ahad, 18 Februari 2018 - 16:44:42 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Ide produksi minyak wangi beraroma kopi khas Aceh itu, Daudy bersama tiga rekannya terinspirasi dari minyak nilam Aceh yang diciptakan jadi wewangian, anak muda Banda Aceh ini mencoba meracik minyak wangi beraroma kopi yang di beri nama ‘Minyeuk Pret’ atau minyak yang disemprot.

Ciptaannya ini belakangan diketahui sebagai salah satu minyak terbaik di dunia bahkan rupanya sejak ratusan tahun lalu minyak itu juga telah menembus pasar di Prancis, untuk dijadikan parfum dengan harga jutaan rupiah.

Ternyata biji kopi, bukan hanya menghasilkan minuman yang nikamat namun  biji kopi juga bisa dimanfaatkan untuk produk lainnya seperti, bahan baku minyak wangi.

Saat ditemui di gerai miliknya di jalan Wedana, Desa Lam Ara, Keutapang, Banda Aceh, Aceh, Daudy Sukma menyebutkan sejak diperkenalkan tahun 2015 lalu, mereka berhasil meracik 11 aroma parfum. Tiga di antaranya yang mampu memikat masyarakat, yaitu aroma Coffee, Seulanga dan Meulu.

Daudy Sukma mengatakan, produk Minyeuk Preut telah diekspor ke sejumlah negara yaitu, Arab Saudi, Amerika, Malaysia, Taiwan, Bangladesh, Dubai, Inggris, Thailand dan India. Pihaknya, sering kewalahan untuk memenuhi permintaan. Sementara, pabriknya hanya mampu memproduksi 500 botol Minyeuk Pret perhari dengan omzet mencapai Rp300 juta per bulan.

Selain ketiga parfum tersebut, Minyeuk Pret saat ini juga telah memproduksi dua varian terbaru yaitu aroma Jeumpa dan Kopi Sanger Espresso (dari biji kopi gayo). Tak tanggung-tanggung, dari semua produk minyak wangi dari bahan biji kopi ini, sudah menembus pasar Internasional, meskipun belum lima tahun berdiri.

“Permintaan di pasar sekarang melebihi kemampuan produksi pabrik, bahkan kita juga sudah mendapatkan tawaran pemasaran di Prancis dan India,” ujar Daudy.

Minyeuk Pret, aroma kopinya cukup kental dan terasa. Memberikan kesan eksotisme, keanggunan, kelembutan serta kesegaran. Aroma creamernya pun cukup terasa, sehingga memberi kesan mewah.

Daudy mengatakan, Minyeuk Pret menggunakan etanol,  fatwa MUI dalam penggunaannya dalam parfum itu halal untuk digunakan salat. Untuk Aceh sendiri paling banyak diminati yaitu aroma Seulanga dan Coffee sementara di wilayah pulau Jawa beraroma Meulu.

"Untuk harga jual Minyeuk Pret Seulanga, Coffee, dan Meulu di bandrol seharga 110 ribu isi 30 ml, larisnya dipasar International kenapa kita tidak memproduksi sendiri parfumnya, toh minyak nilam memang sudah tersedia di daerah kita sendiri,” Jelasnya.*[BB]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT