Konflik Keluarga Juwita dan Annisa Bahar Makin Panas

Jumat, 02 Februari 2018 - 13:06:12 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Konflik dalam keluarga pedangdut Annisa Bahar semakin memanas. Sebelumnya, Annisa sedang menghadapi perseteruan dengan anaknya, Juwita Bahar, hanya karena sejumlah uang. 

Kali ini, perseteruan tersebut berlanjut hingga adik Annisa, Dewinta, membeberkan bahwa Juwita menelantarkan sang ayah yang sedang sakit. Hal ini menyebabkan kemarahan Annisa semakin memuncak. 

Dalam kesempatan yang sama, Dewinta juga mengungkapkan bahwa Annisa sudah terlanjur sakit hati. Bahkan dilansir wowkeren Annisa tidak lagi menganggap Juwita sebagai anaknya lagi, lantaran Juwita tidak pernah pulang ke rumah dan memilih pacarnya yang bernama Dedi. 

Annisa juga mengungkapkan bahwa Juwita sering gonta-ganti pasangan dan mudah terperdaya laki-laki. Pemilik goyang patah-patah ini juga sudah angkat tangan mengenai masalah percintaan putrinya. 

“Aku sudah capek, ini sudah keempat kali, dari tahun 2010. Nanti kalau disakiti, nyesal, maafin Juwi mama," lanjut Annisa. "Tiba-tiba jatuh cinta lagi, begitu lagi. Gampang terpedaya laki-laki." 

Singkat cerita, Juwita menjalin hubungan dengan Dedi. Namun, hubungan mereka ditentang oleh Annisa, karena ia tahu bahwa Dedi bukan pria baik-baik. Meski sudah dilarang, Juwita tetap nekat memilih Dedi ketimbang ibunya. 

“Setiap pergi dari show atau apa, Juwi rela naik travel untuk pulang ke Bandung demi Dedi," ungkap Annisa saat ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/2). "Sudah dilarang, tapi maunya dia. Aku tegur Dedi, malah ngancam. Dia permasalahannya karena aku nggak setuju anak aku sama dia, kan bekas pacarnya Jelita. Masa bekas pacarnya Jelita sama Juwita, kan aneh." 

Selain itu, Annisa mengaku bahwa Dedi pernah berbuat kasar terhadap Juwita. Dedi juga diketahui menguasai uang hasil kerja keras Juwita sebagai penyanyi dangdut. 

“Dedi kasar banget sama Juwita. Aku dengar kabarnya dan aku tegur Dedinya. 'Ded, lo jangan gitu sama anak gue'. Juwi kan dulu pernah kena radang otak, kalau kumat gimana? Apa kamu mau tanggung jawab?" ujar Annisa. "'Oh enak saja, itu tugas lo sebagai orang tua, kenapa harus gue?' Jawabannya gitu, menurut aku nggak etis banget, miris. Ya Allah kalau terjadi apa-apa sama anak aku, apa dia mau tanggung jawab?” [*]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT