Rekreasi Bawa Anak ke Hutan Ternyata Banyak Manfaatnya 

Kamis, 25 Januari 2018 - 13:28:44 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Sekarang ini banyak orang tua yang sangat berhati-hati sehingga nggak membiarkan anak-anak bermain di luar sembarangan, apalagi di hutan. Yang dimaksud 'hutan' di sini adalah ruang terbuka hijau, taman nasional dan cagar alam.

Biasanya alasan orang tua nggak membolehkan anak main di hutan, "Ah banyak pacet sama serangga lainnya, belum lagi ada ular,". Padahal hal tersebut bisa dihindari kalau kita mempelajari kondisinya dan menyampaikannya ke anak, Bun.

"Anak-anak sangat taktis dalam pembelajaran mereka dan hutan bisa jadi tempat untuk menambah pengalaman. Ada begitu banyak yang bisa dilihat, dicium, dengar, bahkan rasa dan sentuh. Seiring anak-anak terlibat dalam eksplorasi mereka, mereka mendaki dan melakukan berbagai hal yang tidak mereka lakukan saat di rumah," ujar dr Angela Hanscom, dokter anak dan terapis dari New England, dikutip dari TimberNook.

Kata dr Angela, berada di alam memungkinkan terjadinya tantangan tak terduga. Hal ini yang membuat mereka menjadi kreatif. Lalu, akan banyak tantangan fisik, nah bagi orang tua, jangan lupa untuk tetap temani anak dan jadi navigator anak saat bermain di hutan.

Kemudian, apakah si kecil termasuk murid yang nggak bisa berkonsentrasi pada pelajaran di kelas? Jika iya, mungkin ada baiknya membawa mereka untuk sesi belajar di luar ruangan. Menurut sebuah penelitian, belajar dari alam dapat secara signifikan meningkatkan tingkat fokus anak dan meningkatkan pembelajaran mereka.

Sementara manfaat untuk orang tua sendiri yang sering rekreasi ke alam yakni untuk peningkatan aktivitas fisik, pengurangan stres dan peningkatan motivasi. Studi tersebut menunjukkan bahwa dengan belajar di luar ruangan, siswa secara signifikan lebih memperhatikan dan terlibat dalam tugas sekolah mereka. Demikian dikutip dari Times India dari traveldetik.

Dan yang tak kalah pentingnya, bermain di alam seperti hutan bisa menambah kepercayaan diri pada anak. Mereka akan melangkah keluar dari zona nyamannya, mengambil risiko dan menantang dirinya. [***]

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT