Pembunuh Pria Bertato Pernah 4 kali Membunuh dan Merampok

Rabu, 02 Januari 2013 - 19:30:31 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Komplotan perampok yang membunuh korban Ridwan, mayat bertato 'LEO' di kawasan Rajeg, Tangerang, pernah melakukan aksi serupa sebelumnya. Para pelaku pernah melakukan aksi perampokan desertai pembunuhan di empat lokasi berbeda.

"Dari hasil pengembangan, diperoleh informasi bahwa kelompok tersangka telah melakukan perampokan dengan modus yang sama di beberapa tempat," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Kabupaten Kompol Shinto Silitonga kepada Sumber , Rabu (2/1/2013).

Shinto menyebutkan, aksi pertama dilakukan pada 21 Agustus 2012 lalu dengan cara mengumpankan tersangka Nani. Korban yang merupakan teman tersangka Nani, dipancing untuk diajak bertemu di kolam renang Cikandung, Cimalaka, Sumedang.

"Korban yang ketika itu membawa motor Honda Beat kemudian dibunuh, dan dibuang di sekitar kolam renang," kata Shinto.

Kedua, peristiwa terjadi sekitar September 2012, dengan modus berpura-pura merental mobil. Korban yang merupakan sopir mobil Inova silver milik rental datang menjemput kelompok tersangka di Bandung Selatan.

"Sopir kemudian dibunuh dan dibuang di Ciparai, Bandung. Mobil Innova silver itu kemudian dijual di luar Jawa dengan harga Rp18 juta," ujarnya.

Aksi ketiga dilakukan pada Oktober 2012, dengan modus yang sama. Kelompok tersangka memesan mobil rental untuk dibawa ke Palembang. Supir yang juga asli Palembang datang menjemput kelompok tersangka di Soreang, Bandung menggunakan mobil Innova warna hitam.

"Setelah dijemput, tersangka dan korban berangkat bersama-sama ke Palembang, namun sesampainya di Lampung Selatan, korban dibunuh dan dibuang di tepi jalan raya lintas Sumatera tersebut," jelasnya.

Terakhir, tersangka melakukan perampokan pada Desember 2012 dengan modus yang sama terhadap korban Ridwan. Ridwan adalah sopir mobil rental yang bertempat di Bandung.

Modusnya yakni berpura-pura merental mobil untuk diantar ke Tangerang. Sesampainya di Rajeg, Tangerang, korban dibunuh para tersangka lalu mayat korban dibuang di pinggir jalan di Rajeg.

Tiga pelaku bernama Iyan alias GM, Heru alias Haerudi (guru SD di Bandung) dan Nani ditangkap pada tanggal 1 Januari 2013. Tersangka Iyan tewas terkena peluru panas karena berupaya lari dan melawan petugas saat hendak ditangkap.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polres-Polres yang menangani temuan korban meninggal untuk dapat mengirimkan penyidiknya ke Polresta Tangerang guna memintai keterangan para tersangka ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Tangerang Kabupaten Kombes Pol Bambang Priyo Andogo mengimbau para pengusaha rental untuk lebih teliti ketika menyewakan mobil kepada calon konsumennya. Ia menyarankan agar para konsumen diwajibkan datang ke tempat rentalnya secara langsung agar pemilik atau penyewa bisa melihat.

Diketahui, tersangka Heru yang menyewa mobil ke rental tempat korban bekerja, melalui telepon. Para tersangka baru dijemput oleh korban sebelum akhirnya korban dibunuh.

"Pihak rental harus memfilter konsumen dengan meminta identitas aslinya, sehingga tidak rentan menimbulkan korban jiwa terhadap para supirnya. Dengan cara ini diharapkan supir-supir rental dapat dilindungi dari niat jahat kelompok tersangka yang memanfaatkan modus serupa," pungkas Bambang. (D /KR)

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT