Tolak Usulan Gunakan Gedung Lain,Kebaktian Jemaat HKBP Filadelfia Di warnai Kericuhan

Selasa, 25 Desember 2012 - 17:54:26 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Kegiatan kebaktian yang dilakukan Gereja HKBP Filadelfia Bekasi terpaksa dihentikan akibat adanya kericuhan kecil antara jemaat dan warga Kampung Jalen, RT 01/09 Desa Jejalen Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (24/12/2012).

"Rencana kebaktian ini mendapat penolakan dari warga Desa Jejalen Jaya," jelas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto saat dihubungi Sumber.

Adapun alasan penolakan tersebut mencakup empat poin.

"Alasan pertama karena gereja tersebut masih disegel oleh Pemda Kabupaten Bekasi karena tidak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan. Selain itu, warga masyarakat yang pernah menandatangani surat yang diajukan melalui Ketua RW tidak mengatakan bahwa surat tersebut merupakan syarat untuk mendirikan gereja," jelas Rikwanto.

Saat itu, pihak yang meminta tanda tangan persetujuan mengatakan bahwa surat tersebut diperlukan untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) serta Jaring Pengaman Sosial.

"Karena merasa dibohongi, warga pun mencabut kembali persetujuan tersebut," jelas Rikwanto.

Alasan lain, penolakan kebaktian tersebut adalah karena adanya kesepakatan antara warga dan jemaat HKBP Filadelfia 30 Maret 2012 silam. "Isi kesepakatannya adalah jemaat HKBP tidak lagi menggunakan tempat yang disegel," jelas Rikwanto.

Penolakan jemaat HKBP Filadelfia yang dipimpin oleh Pendeta Palti Panjaitan atas usulan untuk menggunakan Gedung PGRI di Metland, Tambun juga mendasari penyerangan ini.

Rikwanto menjelaskan, sekitar 197 personil pengamanan yang terdiri dari anggota Polresta Bekasi, BKO Polda, Satpol PP dan TNI sudah melakukan penyekatan pengamanan.

"Namun sempat terjadi pelemparan air got serta air mineral gelas yang mengenai jemaat, petugas polisi, bahkan warga langsung," jelas Rikwanto.

Melihat situasi yang ada, polisi telah mencoba melakukan pendekatan serta imbauan kepada jemaat.

"Akhirnya jemaat bersedia meninggalkan lokasi dan melaksanakan kebaktian di halaman Mapolsek Tambun," jelas Rikwanto .(K /KR)

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT