7 Jenazah WNI Korban Kecelakaan Tiba di Tanah Air

Jumat, 27 Oktober 2017 - 14:07:42 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Seluruh jenazah warga negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan lalu lintas di Penang, Malaysia, tiba di Tanah Air. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, tujuh jenazah itu segera dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan.

"Yang kecelakaan di Malaysia semua jenazah sudah kembali ke Indonesia," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Menurut dia, lima jenazah dipulangkan melalui Sumatera Utara. Sementara, lainnya dipulangkan melalui Yogyakarta.

"Jadi kemarin yang berasal dari Sumatera Utara 5 (jenazah) sudah tiba. Yang melalui Yogya, asalnya bukan dari Yogya tetapi yg melalui Yogya pagi ini sudah tiba. Dengan demikian 7 jenazah sudah dikembalikan ke Indonesia," ujar Retno.

Tujuh warga negara Indonesia itu menjadi korban kecelakaan bus pabrik di North-South Expressway, 147 kilometer di dekat Juru toll plaza di Penang, Malaysia. Kecelakaan itu terjadi pada Selasa 24 Oktober 2017 sebelum fajar. Namun, kedua sopir bus tak terluka.

"Semua korban tewas adalah perempuan -- satu orang Malaysia dan tujuh lainnya dari Indonesia," kata Assistant Commissioner of Police (ACP) Central Seberang Perai, Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid.

Korban tewas warga Malaysia adalah pekerja pabrik Noriah Kasa, 40, dari Bagan Serai, Perak. Sementara WNI yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu, diidentifikasi sebagai Faridah (18), Sartika Pasaribu (19), Wami Windasih (19), Yeni (20), Serlia (21), Tumangger Resni (22), dan Titik Katinengsih (23).

Kronologi

Pada kecelakaan yang terjadi pukul 5.50 itu, ACP Nik Ros mengatakan, bus pertama membawa satu wanita Nepal dan 39 WNI untuk bekerja di pabrik Sony EMCS di Kawasan Industri Prai.

"Bus berhenti di sisi kiri jalan tol setelah mengalami kerusakan mesin. Kendaraan lain yang mengangkut 17 wanita lokal ke Plexus Manufacturing di Bayan Lepas, gagal menghindari mobil yang berhenti itu dan menabraknya dari belakang," ujar Nik Ros.

"Dampaknya mendorong kedua bus ke bagian tengah pembatas jalan tol," imbuh Nik Ros. [mer-lp6]

 


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT