Pelayanan Air PAM Tak Normal, Bupati Meradang

Sabtu, 04 Agustus 2012 - 05:03:39 WIB
Share Tweet Instagram

Siak Drs H Syamsuar meradang mendapat laporan bahwa sejak beberapa bulan ini Air PAM yang ada di Siak dan Kecamatan Mempura tidak normal, berwarna kuning dan tak layak konsumsi.
 
Mendapat laporan itu Bupati Siak secara langsung melakukan sidak ke Perusahaan Air Minum di dua kecamatan yakni Kecamatan Siak dan Mempura. Sidak dilakukan oleh Bupati Siak itu karna adanya laporan dari masyarakata mengenai persoalan kondisi air bersih di kecamatan Siak dan Mempura yang banyak dikeluhkan warga selama bulan Puasa ini.
 
Pada Sidak itu Bupati Siak sempat geleng geleng kepala melihat Kondisi PAM tersebut,pasalnya Kondisi PAM yang ada di Dua kecamatan tersebut seperti tidak terawat.
 
Hampir seluruh kondisi Prasarana PAM yang ada banyak tidak terawat,seperti halnya kondisi mesin yang ada di PAM tersebut banyak yang sudah berkarat dan sekelilingnya PAM rumputnya pun sudah mulai tinggi tinggi macam tidak ada penghuninya.
 
Bupati Siak dalam Sidak menegaskan, jika kinerja PAM seperti ini masyarakat akan menyumpah karena sudah 12 tahun Kabupaten Siak ini berdiri. Seharusnya petugas PAM sudah memahami setiap kerusakan yang terjadi dan seharusnya ditangani dengan cepat.
 
"Saya minta kepada Dinas Tarcip bisa menangani masalah PAM dengan cepat. saat ini banyak sekali komplin dan keluhan masyarakat terhadap pelayanan air bersih di Siak yang disampaikan kepada saya, baik secara lisan maupun melalui sms. Keluhan yang disampaikan masyarakat kepada saya adalah menyangkut kualitas air kuning serta volume aliran air yang sangat kecil yang mengaliri rumah-rumah masyarakat," ujar Syamsuar.
 
Dari sini bupati langsung menuju Perusahaan Air Minum (PAM) kecamatan Mempura dan langsung meninjau seluruh ruangan dan kondisi peralatan serta mesin yang ada serta menanyakan permasalahan yang saat ini dihadapi. Namun ia juga memberikan catatan mengenai ada kesan kondisi PAM tidak terawat.
 
Bupati Siak sempat bertanya saat menemukan mesin yang tidak beroperasi. Menurut salah seorang petugas PAM Mempura AM, bahwa saat ini sedang ada perbaikan dan akan segera beroperasi jelang sore.
 
Menyinggung persoalan obat yang diperlukan oleh air bersih Bupati menegaskan, jangan diterima apabila yang diberikan oleh kontraktor tidak sesuai dengan standar. Karena hal ini akan berdampak buruk pada kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat.
 
"Cobalah secepatnya dibenahi hal-hal mendasar seperti ini. Siak ini sudah berumur 12 tahun, jadi seharusnya kita sudah mengerti benar persoalan yang semacam ini khususnya yang menyangkut air bersih," tegas bupati.

Dalam kesempatan ini bupati juga menyinggung soal tagihan setiap bulannya, tetapi pelayanan belum maksimal dan semua harus dibenahi. Sementara Kepala Dinas tarcip, Irwan mengaku ada kerusakan terhadap PAM Siak dan Mempura. Dia mengakui, bahwa kontraktor pemasok bahan kemia lambat memasukan bahannya ke PAM, sehingga Air PAM menjadi kuning.**pn

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT