Cantik, Gadis 18 Tahun Jual Keperawanan Demi Motor NMax

Jumat, 08 September 2017 - 16:09:41 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Tindakan Yulia, remaja berusia 18 tahun ini tak patut dicontoh. Remaja ini nekad menjual keperawanannya dengan harga yang cukup murah, sekitar Rp 25 juta.

"Lambat laun saya pasti akan kehilangan itu (keperawanannya). Jadi ini lebih baik saya lakukan daripada saya harus kehilangannya di pesta memabukkan." katanya seperti dikutip dari Dailymail.

Penawaran tak lumrah itu diiklankan  Yulia di sebuah koran Torbinka, Ukraina bersebelahan dengan iklan jam antik. 

Di dalam penawarannya dia mendiskripsikan sebagai gadis yang menyenangkan, berusia 18 tahun, dan berstatus pelajar.

Bagi laki-laki yang tertarik, dia hanya membutuhkan imbalan 50.000 hryvnia atau sekitar Rp 25 juta.

"Pertemuan akan dilakukan di Melitopol atau tempat pilihan saya," tulisnya.

Menurutnya, uang itu akan digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat, bukan dihambur-hamburkan untuk kesenangannya. 

Bagi yang berminat dia siap dihubungi via Skype.

Kepada wartawan setempat Yulia mengaku akan menyerahkan pemeriksaan medis di rumah sakit setempat yang ditunjuk oleh 'sponsor' untuk membuktikan bahwa dia masih perawan.

Dia mengaku memiliki pacar tapi tetap mempertahankan keperawanannya.

"Tidak akan ada kompetisi," katanya. Saya akan mengatakan ya kepada pria sejati pertama. '

Surat kabar Torbinka mengatakan bahwa ini pertama kalinya mereka memuat iklan yang menjual keperawanan.

Dia juga mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk membuktikan bahwa dia masih perawan.

Dia tidak mencari perang penawaran, dan akan mengatakan ya kepada 'pria sejati' pertama.

Iklannya berbunyi:

"Gadis cantik, 18 tahun, seorang pelajar. Akan memberikan keperawanan saya kepada orang yang serius yang menawarkan bantuan keuangan sebesar 50.000 hryvnia (£ 1.500). 
Pertemuan akan berlangsung di Melitopol hanya di tempat pilihan saya".

Untuk memastikan 'pemenang' cocok, seorang teman laki-laki akan menemaninya ke pertemuan untuk mendapatkan uang dan untuk melihat pria itu.

Jika Yulia tidak memanggil teman laki-laki dalam waktu satu jam, maka dia harus menghubungi polisi.

Pos tersebut telah menimbulkan kontroversi, dan bisa dimengerti, reaksi naluriah terhadap iklan seperti ini tidak terlalu positif.

Sangat menyedihkan, dia dalam situasi putus asa untuk melakukan ini, tapi setidaknya dia bertanggung jawab.
 

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT