Ini 4 Pembalap Spanyol Tersukses di MotoGP

Rabu, 16 Agustus 2017 - 21:05:46 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - MUNGKIN sulit dipercaya kalau kurang dari 25 tahun seorang pembalap asal Spanyol baru memenangi gelar juara MotoGP. Namun terlahir rider andal seperti Marc Marquez (Repsol Honda) yang membawa nama Spanyol kembali berkibar. Sosok berusia 24 tahun itu tampil begitu ganas ketika mengawali debutnya pada 2013 di premier class. Buktinya, Marquez mampu keluar sebagai juara dunia bersama Repsol Honda.

Namun, sebelum Marquez hadir, ada beberapa pembalap yang membawa Spanyol berkibar di kelas MotoGP, berikut dilansir Okezone dari Red Bull, Rabu (16/8/2017): 1. Àlex Crivillé: Juara Dunia Asal Spanyol Pertama Pada awal 1990an, Spanyol telah menghasilkan sejumlah nama besar. Namun mereka berada masih di bawah level kelas 500 cc, sebut saja  Ángel Nieto, Ricardo Tormo, Sito Pons, Jorge Martínez 'Aspar', Manuel Herreros dan Crivillé telah mengharumkan nama negaranya di kategori 50cc, 80cc, 125cc dan 250cc tapi tidak pernah berada di kelas utama. 

Kemenangan Crivillé di Assen pada '92 datang di musim pertamanya di kelas 500cc. Itu merupakan kesuksesan pertama rider Spanyol di tingkat tertinggi, tapi dia harus menunggu beberapa tahun lagi untuk menjadi juara dunia. Pada 1999, Crivile berhasil keluar sebagai juara dunia. ia bersaing dengan Mick Doohan yang dominan beberapa musim sebelumnya, dia meraih kemenangan pertama untuk negaranya. Balapan Kelas Utama: 139 Kemenangan Kelas Utama: 15 Podium Kelas Utama: 51 Kejuaraan Dunia: 500cc (1999), 125cc (1989) Tahun Aktif : 1987-2001. 

2. Jorge Lorenzo,  Pembalap Spanyol Pertama yang Memenangkan Lebih dari Satu Gelar MotoGP Ada banyak harapan ketika Jorge Lorenzo tampil di MotoGP pada musim 2008. 

Pembalap kelahiran Mallorca itu sebelumnya berhasil merebut gelar juara 250cc. X-Fuera –julukan Lorenzo- bergabung dengan tim yang tepat yaitu Movistar Yamaha, ia bekerja sama dengan Valentino Rossi. Memang di musim perdananya, Lorenzo hanya menempati urutan keempat. Musim berikutnya ia sedikit mengalami kemajuan dengan berada di peringkat kedua. Pada tahun ketiganya di MotoGP, Lorenzo berhasil meraih gelar dunia pertamanya pada 2010. 

Suksesnya kembali berlanjut pada 2012 dan menjadikannya sebagai salah satu pemenang MotoGP pertama di negara itu. Gelar ketiganya ia dapatkan pada musim 2015, kala itu ia bersaing ketat dengan rekan setimnya Rossi. Balapan Kelas Utama: 156 Kemenangan Kelas Utama: 44 Podium Kelas Utama: 107 Kejuaraan Dunia: MotoGP (2010, 2012, 2015), 250cc (2006, 2007) Tahun Aktif: 2002-sekarang.

3. Dani Pedrosa, Sang Mr Konsistensi

Salah satu rider yang memiliki potensi, dia adalah Dani Pedrosa. Memulai debutnya pada 2006, ia bergabung dengan tim hebat yaitu Repsol Honda. Tim pabrikan asal Jepang itu tertarik dengan The Little Spaniard julukan Pedrosa karena memiliki catatan cemerlang yaitu menjuarai kelas 125 cc dan 250 cc secara berturut-turut. Pedrosa memang tak pernah keluar sebagai juara dunia di MotoGP. Namun, ia memberikan warna tersendiri dengan memberikan tekanan pada beberapa rider juara bertahan. Tercatat, prestasi tertingginya di premier class adalah tiga kali meraih status runner-up (2007, 2010 dan 2012). Balapan Kelas Utama: 181 Kemenangan Kelas Utama: 29 Podium Kelas Utama: 103 Kejuaraan Dunia: 250cc (2004, 2005), 125cc (2003) Tahun Aktif : 2001-sekarang. 

4. Sete Gibernau, Pembalap yang Berikan Persaingan Ketat ke Valentino Rossi Sete Gibernau menjadi runner-up ketika bersaing dengan  Valentino Rossi di MotoGP pada tahun 2003 dan 2004. Tak ada yang melupakan manuver Rossi ke Gibernau saat mengaspal di GP Barcelona (2003). Bahkan keduanya begitu ketat hingga lap terakhir. Sayang, dalam dua musim itu, pria asal Spanyol itu tak bisa mematahkan dominasi rider asal Italia tersebut. Usaha Gibernau di kelas utama hanya tercatat meraih sembilan kemenangan. Rider yang membela Honda dan Ducati di akhir kariernya itu kian surut dan tak mampu bisa bersaing lagi di kelas MotoGP. Pada 2006 bersama tim pabrikan Italia, ia harus rela menempati urutan ke-13 di klasemen akhir. Balapan Kelas Utama: 160 Kemenangan Kelas Utama: 9 Podium Kelas Utama: 30 Tahun Aktif: 1996-2009.[**] 
 

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT