Pembuangan Limbah RAPP Diduga Cemari PAM Pelalawan

Selasa, 31 Juli 2012 - 19:35:32 WIB
Share Tweet Instagram

Sejumlah anggota DPRD Pelalawan meninjau UPTD PDAM Kecamatan Pelalawan, Selasa (1/8/12). Dalam kunjungan itu, wakil rakyat ini memastikan, air penyulingan PDAM dari Sungai Hulu Bandar yang sebelum dikabarkan tercemar.

Dalam kunjungan itu, tiga orang anggota DPRD Pelalawan, antara lain Ketua Komisi C, Suprianto, Tengku Khairil, Monang Pasaribu, Staf Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan beberapa orang kariawan PT RAPP.

Rombongan ini, disambut, oleh kepalala UPTD PDAM, Pelalawan, Hermanto menuturkan, bahwa pihaknya kwalahan menetralisir air yang disuling dari Sungai Bandar. Menurutnya, PDAM ini sudah beroperasi semenjak tahun 2010.

Sepanjang, perjalanan beroperasinya PDAM, pernah juga juga mengalami hal yang sama namun masih bisa diatasi dengan obat netralisir. Namun sejak 6 bulan terakhir ini, pihaknya betul-betul kesulitan, menetralisir kekuruhan air dari sungai.

Biasanya, hari normal, pihak PDAM hanya menghabiskan 20 kilogram obat penetralisir. Namun akibat kekeruhan yang luar bisa, penggunaan obat netralisir ini meningkat dua kali lipat. Bahkan, alat penyaringan berupa filter mengalami kerusakan.

Pada kesempatan itu, tiga anggota DPRD Pelalawan, memanjat tempat penampungan air PAM. Pada kesempatan itu, mereka melakukan dialog dengan BLH dan kepala UPTD.

Bahkan, wakil rakyat itu, meninjau langsung ketempat penyedotan air PDAM. Menggunankan pompong menyusuri ke arah hulu sungai, meninjau kanal, pembuangan PT RAPP. Diduga kuat kanal ini, mencemari air ke arah hilir.

Seusai, melakukan peninjauan, anggota dewan ini, mengadakan pertemuan di rumah dinas kantor Camat. Pada kesempatan itu, disepakati dua poin penting. Pertama pihak RAPP diminta segera mungkin menutup kanal pembuangan. Kedua PT RAPP diminta membantu obat untuk penetralisir air.**fb


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT