PLN Jamin Selama Ramadhan Listrik Normal

Ahad, 22 Juli 2012 - 16:21:01 WIB
Share Tweet Google +

Kepala PLN Ranting Pangkalan Kerinci Said Murtazak memastikan pelayanan listrik selama Ramadhan 1433 H aman dan normal. Hal ini disampaikan kepada masyarakat sebagai jaminan agar masyarakat melaksanakan puasa lebih khusyuk dan tidak terganggu aktivitasnya.

"Inysa Allah listrik kita aman dari pemadaman selama bulan puasa hingga lebaran. Tapi memang ada pengecualiannya yakni jika tidak ada gangguan alam," terang Kepala PLN Said Murtazak, Ahad (22/7/12) di Pangkalan Kerinci.

Hal ini jelas Said, dipastikan karena saat ini untuk PLN Ranting Pangkalan Kerinci sudah memiliki mesin pembangkit sendiri apabila terjadi masalah pasokan listrik dari Riau Power Energi (PT RPE).

"Apabila terjadi pemadaman dari pembangkitnya yakni dari RPE yang tak terduga, mesin kita siap dioperasikan apabila dibutuhkan sehingga pelanggan PLN tidak akan kecewa," ungkap said memastikan.

Memang lanjutnya, sejak terjadinya gangguan listrik belum lama ini, pihaknya berupaya mencari solusi dengan mendatangkan 8 unit mesin genset dengan daya 2 megawatt (MW) yang diposkan di gardu PLN dekat Kantor Telkom Pangkalan Kerinci. Keberadaan mesin cadangan tersebut juga sebagai bentuk jaminan PLN dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan termasuk pelayanan pada bulan puasa ini.

Namun kondisi bertolak dikeluhkan pelanggan listrik yang dikelola PD Tuah Sekata Pangkalan Kerinci. Hingga saat ini pelanggan listrik masih kecewa dengan seringnya pemadaman listrik. Bahkan kenyamanan di bulan suci juga akan terganggu.

"Kalau dari PLN sudah ada genset cadangan, sementara kami pelanggan listrik BUMD (PD Tuah Sekata,red) hingga saat ini terus terjadi pemadaman siang malam dan tidak ada jaminan akan aman selama Ramadhan," papar Sigit (32) warga Kompleks Bernas Pangkalan Kerinci yang tampak mengeluh.

Hanya saja Kepala PD Tuah Sekata Drs H Fahrollazi hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi, setelah beberapa kali di hubungi.**ma

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT