Pesta Shabu, Ronald dan Pangeran Ditangkap Polisi

Kamis, 11 Mei 2017 - 13:10:43 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - RS (40) dan saudaranya PS(45) keduanya warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (10/5/17) sore, digelandang polisi karena diduga mengisap shabu.

Keduanya ditangkap di kediaman Ronald di Jalan Siak, Kelurahan Simpang Padang, Kecamatan Mandau.

Saat digerebek, polisi menemukan 1 paket diduga narkotika jenis shabu, 2 unit handphone Nokia, 1 buah alat hisap shabu, 1 buah kaca pirek berisi sisa sabu, plastik pembungkus sisa shabu dan uang tunai Rp 750.000.

Namun, baik RS, pengangguran, warga Jalan. Siak, Kelurahan Simpang Padang, Kecamatan Mandau, maupun PS wiraswasta, warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan  Mandau, tak menyebutkan shabu tersebut didapatnya dari siapa.

Informasi dari Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas Ipda Zulkifli menyebutkan, tertangkapnya kedua tersangka berawal pada, Rabu (10/5/17) sore, sekira pukul 16.00 WIB Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba jenis shabu disebuah rumah di Jalan Siak, Kelurahan Simpang Padang.

Berdasarkan informasi tersebut  Tim Opsnal melakukan penyelidikan ditempat tersebut. Sekira pukul 17.30 WIB Tim Opsnal berhasil mengamankan tersangka RS di dalam rumahnya dan di sita barang bukti (BB) penghisap shabu, 1 buah kaca pirek dan 1 unit handphone Nokia. Kemudian mengamankan PS yang bersembunyi dalam kamar mandi.

Disaksikan Ketua RT, Tim Opsnal kemudian melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan 1 paket diduga narkotika jenis shabu, plastik pembungkus sabu, 1 unit handphone Nokia dan uang tunai Rp 750.000.

Saat diintrogasi dari mana barang bukti diperolehnya, PS memilih bungkam dan tersangka PS tak mengakui satu paket shabu itu miliknya.

Kendati tak mengakui barang haram itu miliknya. Berdasarkan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), RS dan PS tetap digelandang ke Mapolres Bengkalis. [rdi]
 


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT