Kades Sibabat Tunggu Rekomendasi Bupati Inhu

Kamis, 27 April 2017 - 02:13:46 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Kepala desa sibabat, Ajirin Aswad, Rabu (26/4/2017) memenuhi panggilan Inspektur Pemkab Inhu, Riua. Kehadiranya di kantor Inspektorat terkait dugaan penggelapan dan penjualan aset desa selama kepemimpinanya sebagai kades.

Kepala desa sibabat hadir berdasarkan pemanggilan Surat No. 028/IK-INHU/IV/2017. Dihadapan Inspektorat, Ajirin aswad, dihujat pertanyaan terkait laporan masyarakat tentang aset-aset desa.

Ajirin Aswad, menyebutkan tiga orang nama warga, yaitu Suyatno, Agus waheri dan Ketua BPD desa Sibabat, Hasan Basri. Ketiganya melakukan perjanjian Olah Lahan Tanah (OLT) dengan Agus Waheri selaku pihak pertama yang mengolah lahan tanah yang merupakan aset desa tersebut.

Setelah pihak Inspektorat meneliti keabsahan surat perjanjian Olah Lahan Tanah, bahwa surat yang diberikan Ajirin Aswad tidak menjelaskan luas lahan. Keterangan Kades sibabat sangat meragukan.

Pihak Inpektorat mengatakan, keterangan kades dinilai penuh rekayasa terkait masalah aset desa. Menurut Plt Kepala Inspektorat Inhu, Boike S ternyata selama ini diketahui persis oleh kades Sibabat, kecamatan Belilas. Pihanya Inspektorat minta bukti penerimaan uang berupa kwitansi dari hasil penjualan aset desa, yang dikuasai H.Sarman, atas persetujuannya [Ajirin Aswad].

Tambah Boyke David Elman Sitinjak, kepada awak media mengatakan, kades Sibabat diberi waktu selama enam hari untuk melengkapi semua berkas. Jika bukti yang diminta tidak terpenuhi oleh kades, pihaknya akan memberikan rekomendasi ke bupati Inhu, bahwa kasus dugaan penyalahgunaan aset desa, selanjutnya akan diserahkan kepihak Kejaksaan. [yasin]

 


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT