Tak Mampu Atasi Pungli, Kadishub Dumai Minta Diganti

Kamis, 19 Juli 2012 - 20:34:05 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Dinilai hanya mementingkan pribadi dalam menjalankan amanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta segera diganti. Permintaan masyarakat itu bukan tidak memiliki alasan cukup kuat untuk Kadishub Dumai.

Alasan itu mulai dari adanya pungutan liar di Jalan Perwira Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur, kepada sejumlah pengendara truk besar. Padahal menurut peraturan, Jalan Perwira itu hanya bisa dilalui mobil kepentingan masyarakat seperti mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM).

Pasalnya, jika tidak segera mungkin diganti, maka akan berdampak pada kerugian yang luar biasa. Soalnya, aksi pungutan uang di Jalan Perwira Bagan Besar itu saat ini kian menjadi-jadi dan menimbulkan keresahan bagi kalangan supir.

"Kami sebagai masyarakat yang selalu mengamati kinerja pelayanan masyarakat menyalah, segere mungkin kami minta untuk di ganti jika ingin sukses membangun Dumai menjadi lebih baik lagi," katanya.

Bahkan selama Dinas Perhubungan Dumai dipimpin oleh Marwan, menurut Andi tidak ada membawa dampak perubuahan sebagai mana tugas dan fungsi Dishub itu sendiri, malah yang ada aksi pungutan liar di sejumlah jalan kian marah saja.

Beberapa hari lalu, dirinya mencoba melakukan pengamatan ke sejumlah jalan yang menurutnya menjadi lahan ajang pungutan liar Dinas Perhubungan Kota Dumai.

"Hasil penelusuran saya dan menumpang dari sopir pengangkut Crude Oil Palm (CPO) itu, terbukti adanya pungutan liar yang dilakukan oleh oknum Dinas Perhubungan Dumai. Sesuai keterangan petugas itu, uang pungutan atas perintah pimpinannya," tegas Andi.

Jelas kata dia, apa yang sudah ditelusirinya itu dan menemukan bukti adanya pungutan liar dinyatakanya menjadi ajang kepentingan pribadi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Marwan bersama kawan-kawan di instansi tersebut.

Dengan demikian, dirinya mengulang pernyataanya untuk segera mengganti posisi Kadishub Dumai Marwan di ganti oleh pejabat lainnya. Karena menurut dia, masih banyak pejabat yang memiliki kinerja lebih bagus dari pada Kadishub sekarang.

"Banyak kok para pejabat yang memiliki kemampuan lebih untuk menjalankan instansi Dinas Perhubungan Dumai. Maka dari itu saya minta kepada kepala daerah untuk segera mungkin menggantinya," tegas Andi.

Sebelum mengakhiri, Andi menjelaskan bahwa dengan adanya mementingkan kepentingan pribadi kondisi jalan di Dumai tak bagus, karena sudah adanya main mata pungutan untuk kendaraan yang memiliki tonase lebih.

"Coba saja atur dari batasan muatan lebih. Tak akan baik jalan di Dumai kalau masih tetap dilalui oleh muatan lebih. Kita ambil perhitungan: dengan MST 8 Ton, standarnya Truck 3 as (H) / Berat total 21.33 Ton. Sedangkan dilapangan data Palm Oil berat Bruto: 39.960 KG, Prosen (%): 25 (Roda depan D)37.5 (Roda Blkg 1/B1) 37.5 Roda Blkg II/B2) Berat :(Ton)9.99 (D)14.99 (B1)14.99 (B2. Dari hasil hitungan itu, untuk umur rencana Jalan 5 tahun hanya 0.41 tahun = 4.92 Bulan = 150 hari," katanya.**hd


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT