Pelabuhan Speedboat Pulau Bengkalis Memprihatinkan

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Penumpang jasa transportasi speedboat antar pulau yang rute Pulau Bengkalis ke Pulau Padang serta Pulau Rangsang, Selatpanjang Meranti merasa dianak tirikan. Pasalnya selama ini mereka menggunakan pelabuhan yang kurang layak.

Pelabuhan lama di Pulau Bengkalis kondisinya sangat membahayakan penumpang dan sudah berlangsung sejak lama. Di Pelabuhan Camat (pasar lama) yang selama ini digunakan khusus untuk bongkar muat kapal barang di Pulau Bengkalis, digunakan untuk menaik turunkan penumpang. 

Sementara pelabuhan Bandar Sri Laksama yang megah hanya digunakan speedboat tujuan Bengkalis-Dumai-Batam-Selatpanjang dan Pekanbaru. 

Sedangkan tujuan Bengkalis ke Pulau Padang serta Pulau Rangsang, Selatpanjang yang menggunakan speed mesin tempel belum diperbolehkan menggunakan Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Jaya (BLJ) Bengkalis.

Penumpang berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis segera membangun pelabuhan antar pulau yang lebih layak. 

"Sekarang menggunakan Pelabuhan Camat, sebelum itu Pelabuhan Pelindo karena roboh lalu pindah. Ya memang membahayakan penumpang tapi karena tidak ada pelabuhan lain, bagaimana?," ungkap salah seorang pengguna jasa speedboat Wanda kepada wartawan, Selasa (7/2/17). 

Menurut Wanda, arus penumpang antar pulau ini juga cukup tinggi. 

“Intensitasnya juga lumayan tinggi, satu hari bisa tiga sampai empat kali speadboat masuk ke Bengkalis dengan jumlah penumpang mencapai ratusan," katanya lagi. 

Sebelumnya, Dinas Perhubungan memang sudah merencanakan pengembangan pembangunan (perluasan) pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis. Hal itu untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas transportasi laut ke semua daerah. [rdi]

 

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT