Kader Banteng Gelar Apel Siaga, Siap Bela Jokowi-JK

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Menyikapi situasi politik yang makin panas, PDIP kembali unjuk kekuatan. Salah satunya, akan menindaklanjuti intsruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar kader Banteng di daerah siap sebagai garda terdepan penjaga keutuhan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Salah satunya di Jawa Tengah, ribuan kader PDIP dari 35 pengurus dewan pimpinan cabang menggelar apel siaga secara serentak. Tema yang diangkat dalam apel siaga tersebut yakni kesetiaan kader Banteng terhadap NKRI.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto mengatakan, apel siaga dii­kuti oleh sekitar 98 ribu kader PDIP se-Jawa Tengah. Apel siaga ini, kata Bambang, untuk menunjukan kesetiaan secara serentak ini bagian dari kader PDIP dalam 'menangkap' pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pada HUT PDIP, beberapa waktu lalu.

Dikutip rmol, Selasa (7/2/2017) Ketua Umum PDIP yang menegaskan, "jika ada yang 'macam-macam' dengan Pemerintahan Jokowi-JK, laporkan kepada ka­mi. Anak-anak kami (red; kader PDIP) siap mempertahankan jiwa dan raga demi NKRI".

"Jadi apel ini, intinya un­tuk melaksanakan inti dari apa yang telah disampaikan ibu Megawati dalam pidatonya," tegas Bambang, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Semarang ini, di sela apel akbar kesetiaan di GOR Wujil, Ungaran, Kabupaten Semarang, kemarin.

Bambang mengatakan, PDIP yang sudah berusia 44 tahun selalu konsisten menegakan Pancasila. "PDIP adalah organisasi yang terpimpin. Oleh karena itu, dalam menyelesaikan masalah, ka­mi tetap tertib organisasi. Apalagi, jika itu terkait masalah-masalah kebangsaan, kemajemukan, dan NKRI," ujarnya.

Di tempat terpisah, Wasekjen DPP PDIP Eriko Sotarduga bersama ratusan kader Banteng menggelar acara Jalan Sehat di kawasan Sawah Besar, Jakarta. Selain untuk memeriahkan se­marak ulang tahun PDIP ke-44, kegiatan itu digelar untuk menunjukan kekompakan kader Banteng di Jakarta.

"Kita serukan agar kader selalu kompak dan hati-hati dari upaya adu domba oleh pihak-pihak yang ingin merusak ke­bhinekaan yang terjalin selama ini," ujar Eriko. [mer]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT