Hipmaker Desak PT. Gandaera Hendana Akomodir Warga

Selasa, 17 Juli 2012 - 19:43:29 WIB
Share Tweet Google +

Terkait aksi demo yang dilakukan oleh Forum Pemuda Dusun Kayu Ara Bersatu (PDKB) Kecamatan Kerumutan terhadap PT Gandaera Hendana beberapa waktu yang lalu, yang sampai  sekarang belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak.

Himpunan Pelajar Mahasiswa Kerumutan (Hipmaker) mendesak kepada perusahaan untuk mengakomodir aspirasi masyarakat Dusun Kayu Ara dan masyarakat Kecamatan Kerumutan umumnya, untuk menganggarkan Community Social Responsibilty (CSR)  kepada masyarakat di kerumutan. , menurut ketua Hipmaker Teratai Hanafi ketika dihubungi wartawan, selasa (17/7/12) mengatakan sudah selayaknya pihak PT. Gandaera Hendana menindaklanjuti permintaan masyarakat Kerumutan.

"PT. Gandaera Hendana harus mengakomodir tuntutan masyarakat, yang diminta itu CSR yang merupakan kewajiban perusahaan terhadap masyarakat tempatan," ujarnya.

Hanafi melanjutkan pada tanggal 11 Juli 2012 masyarakat Kerumutan telah mengadakan pertemuan dengan PT. Gandaera Hendana di SDN 03 Kayu Ara, namun pertemuan tersebut tidak menemukan mufakat, dari pihak  perusahaan yang diwakili Humas PT Gandaera Hendana Pekanbaru tidak diterima oleh utusan masyarakat karena dianggap tidak dapat mempertanggung jawabkan kesepakatan yang akan dibuat.

"Pada pertemuan seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 11 Juli, pihak perusahaan diwakili oleh humasnya di pekanbaru, namun mereka tidak dapat membuat keputusan apapun, sehingga pertemuan tersebut sia-sia," jelasnya.

Tidak ditemukan titik temu pada pertemuan tersebut tentunya membuat Hipmaker kecewa, sambung hanafi, seharusnya yang datang adalah orang orang yang berkompeten yang dapat mempertanggung jawabkan keputusan yang diambil bersama masyarakat.

"Kami mengharapkan yang datang dari pihak perusahaan itu adalah orang orang yang dapat mengambil keputusan, yang dapat mencari solusi, bukan hanya untuk menghadiri pertemuan saja," tukasnya.

Hanafi menegaskan bahwa selama keberadaan PT.Gandaera Hendana di Kerumutan belum memberikan kontribusin bagi masyarakat sekitar , padahal CSr merupakan kewajiban perusahaan, "Yang diminta masyarakat agar perusahaan dapat menganggarkan CSR setiap tahun bagi kegiatan kepemudaan, tetapi perusahaan hany menyanggupi untuk memberi bantuan berdasarkan proposal yang masuk saja," lanjutnya.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak PT.Gandaera Hendana yang diwakili oleh Assisten Kebun Tampubolon yang juga hadir pada pertemuan di SDN 03 kayu Ara mengatakan bahwa pihak perusahaan tetap mengakomodir aspirasi masyarakat Kerumutan, dan saat ini pihak perusahaan tengah menunggu proposal dari desa desa di Kerumutan, sehingga proposal yang diajukan dapat dipertanggung jawabkan.

"Kita tetap mengakomodir tuntutan tersebut, kita tidak membiarkan saja tuntutan tersebut, dan kita tengah menunggu proposal yang masuk untuk ditindaklanjuti," jawabnya.

Lebih lanjut Tampubolon mengungkapkan bahwa pemberian bantuan untuk kegiatan dimasyarakat harus berdasarkan proposal, jika masyarakat mengajukan proposal pasti akan ditindak lajuti oleh perusahaan, "Tentunya bantuan itu berdasarkan proposal, bagaimana kita mau memberi bantuan tapi kita tau kegiatan apa yang akan dilakukan," beber Tampubolon seraya mengatakan bahwa saat ini pihaknya baru menerima satu proposal yang diajukan oleh Desa Kapau.**ap

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT