Kadis Sosial Dumai Jamin Akan Laporkan Pelaku Pungli

Selasa, 03 Januari 2017 - 00:00:12 WIB
Share Tweet Instagram

Metrotterkini.com - Anak terlantar Kota Dumai, Riau, Man (30) minta Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tindak oknum pegawai Dinas Sosial Kota Dumai yang diduga sering melakukan pemerasan pada orang terlantar, bahkan untuk mendapatkan rumah layak huni bantuan pemerintah sajapun dilakukan pemungutan diluar ketentuan.

Namun sayang oknum bernama Faisal dan kroninya ini tidak kunjung ditindak diduga beking orang ini orang kuat. 

"Sudah kami sebut pada Faisal itu, kata pak Wakil Walikota Dumai gratis tapi dia ngeyel mengatakan Faisal itu bilang dia tidak takut," Jelasnya menirukan pegawai itu.

Bahkan diera pemberantasan Pungli oleh tim Sapu Bersih Pungli (Saberpungli) pegawai tidak takut di penjarakan, mereka dengan diam - diam melakukan pungli pada masyarakat, yang lebih tragisnya mereka melakukan pungli tersebut pada orang terlantar.

Sbeleumnya terdengar dari keluarga anak terlantar ini diungkapkan rumah tempat menitipkan orang terlantar Kota Dumai milik Dinas Sosial, oknum pegawainya melakuka pungutan dengan memaksa keluarga orang tua anak terlantar di kota minyak itu.

"Kalau kami tidak bayar maka kami diancaam dengan dalih anak kami tidak dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Panam, Pekanbaru," Ujar salah seorang orang tua anak terlantar yang namanya minta dirahasiakan, Senin (2/1/17) semalam.

Menurut keluarga, pungli ini dilakukan oleh salah seorang pegawai Dinas Sosial Kota Dumai bernama Faisal dia diduga melakukan pemerasan pada kelurga orang terlantar saat akan dibawa ke Pekanbaru, padahal segala bentuk biaya sudah dijamin gratis oleh Kepala Dinasnya Drs. Chairuddin Adnan.

Banyak kalangan menilai pegawai yang seperti Faisal ini tidak layak menjadi pegawai karna tidak takut atasan, apalagi melakukan pungutan pada orang terlantar, sunguh gawat.

Dikonfirmasi pada Kadis Sosial Kota Dumai, Drs. Chairuddin Adnan beliau mengaku kaget, sebab dia telah perintahkan untuk mengangkut orang terlantar dengan gangguan jiwa tersebut dengan memakai ambulan Rumah Sakit, alias gratis.

"Nanti akan saya laporkan pada Polisi kalau ada keluarga korban yang melaporkan pada saya, nanti pelapor saya jamin identitaasnya akan dilindungi," tukasnya berang diujung telpon.

Sementar keluarga korban siap bersaksi untuk pegawai nakal ini.[basya]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT