Ramlan Butar-Butar, Kepala Rampok Hidup dengan Satu Ginjal

Kamis, 29 Desember 2016 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Polda Metro Jaya membenarkan perihal kondisi kesehatan Ramlan Butar-Butar, kepala rampok di Pulomas, yang selama ini hidup hanya dengan satu ginjal.

"Iya ginjalnya tinggal satu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes RP Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, hari ini.

Ramlan ditembak mati di tempat persembunyiannya, kawasan Rawalumbu, Bekasi, kemarin. Bersama Ramlan ditangkap hidup-hidup anggota kawanannya Philip Napitupulu dan Erwin Sitomorang. Petang harinya, anak buah Ramlan bernama Alfins Sinaga kembali ditangkap.

Polisi menangkap Ramlan dkk. berbekal rekaman CCTV di rumah Dodi Triono, yang tewas bersama lima anggota keluarganya, Selasa lalu. Dalam rekaman itu, tampak dua pelaku memasuki gerbang rumah Dodi yang terbuka kemudian masuk ke dalam rumah. 

Satu orang berbaju putih dengan kaki pincang merupakan Ramlan Butar-Butar dan satu lagi menyusul mengenakan jeans belel, kaos, jaket kulit serta topi. Didalam rumah, Ramlan terlihat memimpin penyekapan terhadap orang-orang yang didominasi wanita untuk berkumpul di satu titik lalu mengarahkan untuk dibawa ke kamar mandi. 

Mengenai ginjal Ramlan yang tinggal satu, Argo belum memastikan apakah hilangnya ginjal Ramlan akibat tertembak saat diringkus atas kasus yang sama di Bandung, Jawa Barat, atau karena hal lain. 

"Kita belum dapat Laporan soal itu," ujarnya. Ramlan sendiri merupakan residivis perampokan rumah dan kerap beraksi di beberapa tempat.  

"Tahun 2015 merampok di rumah warga Korea, dia bawa uang Rp200 juta dan belum ditangkap, dia DPO polres Depok," jelas Argo. [mer-rmn]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT